Oknum Dinsos Bone Luruskan Keterlibatan Wakapolda dan Kajati Soal BPNT

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Menyangkut pemberitaan yang menyatakan bahwa dalam lingkaran BPNT ada dana yang mengalir ke Wakapolda dan Kajati, Oknum Dinsos, HF, menarik kembali pernyataannya.

HF, yang ditemui di salah satu warkop, Senin (19/10/20), mengaku saat itu sedang kalap karena memendam kebobrokan yang terjadi selama ini dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga : Dituding Turut Nikmati BPNT, Komisi IV DPRD Bone Sibuk “Bersihkan Nama”

“Ucapan saya itu tidak bisa dibuktikan dan hari itu saya meracau karena terlalu banyak tekanan yang membuat saya serasa ingin mengungkapkan semua. Saya hanya berharap dengan pernyataan saya itu Wakapolda dan Kajati bisa membantu mengungkap kebobrokan dalam BPNT ini” aku HF.

Selain itu, HF juga mengklarifikasi soal Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, yang juga diduga terlibat dalam pusaran BPNT.

Baca Juga : Pengakuan Oknum Pegawai Dinsos, BPNT Bone Jadi Proyek Bagi-bagi Upeti

HF mengaku Sekprov justru orang yang selama ini banyak membantu Kabupaten Bone, khususnya Dinas Sosial dan terkait ijin untuk supplier BPNT, hanya mengikuti apa yang diusulkan Kadinsos.

“Sekprov tidak terima apa-apa dari BPNT ini, sebagai Ketua Tikor Provinsi beliau hanya menjalankan sesuai kewenangan saja, tidak lebih” tutupnya.

Untuk segala kegaduhan akibat pernyataannya, HF menyampaikan permohonan maaf kepada Wakapolda, Kajati serta Sekda Provinsi. HF tak menampik tahu banyak tentang kebobrokan penyaluran BPNT di daerah, namun  tak sampai melibatkan Provinsi.(eka)


Comment