Apresiasi Ponpes Baytul Mukarromah, Wabup Bone: Semoga Memotivasi Pesantren Lain

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Diliputi suasana syahdu, Pondok Pesantren Baytul Mukarromah menggelar Wisuda Santri dan Santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz, 20 Juz, 10 Juz, dan 5 Juz, di Hotel Novena Bone, Kamis, (9/6/2022).

Sebanyak 120 orang terdiri dari MTs 41, MA 22 dan Tahfidz Al-Quran 57 santri, mengikuti acara wisuda serta penamatan tersebut yang dirangkaikan dengan launching pengembangan Kampus II Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Baytul Mukarromah.

Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle mengapresiasi perkembangan Pondok Pensantren Baytul Mukarromah yang baru berdiri 5 tahun itu, serta menyatakan keinginannya untuk menjadi Bone sebagai kota santri.

“Pondok Pesantren ini sudah mampu mengeluarkan anak didiknya dan bisa menghafal Al-Qur’an, ini yang membanggakan kita. Nawaitu saya Bone bisa jadi Kabupaten Santri kalau semua mau membantu termasuk orang yang dirantau seperti pak Anton ini kembali ke kampung halaman mengembangkan Pesantren,” tutur Ambo.

Ambo Dalle berharap Pondok Pesantren yang sudah banyak berdiri di Bone supaya tidak bersaing tapi berkompetisi secara sehat agar melahirkan santri dan santriwati berkualitas.

“Saya berharap Baytul Mukarromah bisa memotivasi pesantren lainnya,” harapnya

Melalui kesempatan tersebut, Pendiri Yayasan Ponpes Baytul Mukarromah Anton Taufik, SH menyampaikan bahwa tahun ini 8 lulusan siswa Madrasah Aliyah Baytul Mukarromah berhasil tembus masuk perguruan tinggi Agama Islam Negeri melalui jalur seleksi prestasi akademik Nasional pada perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri dan satu orang lulus bebas tes di UNM.

“Kepada alumni kami menitipkan pesan agar teruslah berprestasi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tunjukkan alumni Baytul Mukarromah meski usianya baru 5 tahun namun memiliki daya saing dalam dunia akademik dan bakat,” pesannya.

Kasi Pontren Kemenag, Salahuddin, mengatakan di Bone sudah ada 24 Pondok Pesantren, namun yang termuda dan melonjak pesat perkembangannya adalah Baytul Mukarromah.

“Disini Baytul Mukarromah ada pembina Nasional sehingga Bone tidak lagi krisis penghafal Tahfidz Al-Qur’an,” kata Salahuddin

Sebagai bentuk apresiasi, Yayasan Baytul Mukarromah memberikan penghargaan kepada dua Santri yang telah menunjukkan prestasi luar biasa khatam hafalan 30 Juz sebelum 2 tahun dengan diberi peluang menjadi guru Tahfidz.

Disela acara dilakukan penandatanganan MoU oleh pihak Yayasan Baytul Mukarromah diwakili pendiri Yayasan Anton Taufik dengan pihak IAIN Bone yang diwakili oleh Rektor IAIN, Syahabuddin.

Selain itu dengan adanya niat pengelola Yayasan membangun Kampus II itu, Wabup, Ambo Dalle, mengajak para dermawan untuk berkontribusi bersama sebagai bekal tabungan di akhirat. (eka)


Comment