BONE, BERITA-SULSEL.COM – Terpilih kembali sebagai Ketua APDESI Sulsel, Andi Sri Rahayu Usmi atau yang akrab disapa Ayu, rupanya tak memuaskan pihak-pihak tertentu. Ayu yang terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) di Aerotel Hotel Makassar, 9 Juni lalu, harus dihadapkan pada kenyataan terpilihnya Ketua Apdesi Sulsel versi Musdalub 28 Juni, kemarin.
“Musdalub yang dilaksanakan kemarin tidak sesuai prosedur karena yang diundang bukan DPC, sementara persyaratan Musdalub itu 2/3 DPC, kalaupun ketua tidak bisa hadir maka dibuktikan dengan mandat”, tegas Ayu.
Musda tandingan itu dilaksanakan di Almadera Hotel dengan mengusung tema “Kembalikan Maruah APDESI Sulsel Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi APDESI”. Ketua APDESI terpilih versi Musdalub yakni Muhammad Jufri Lau dengan didukung 16 DPC Apdesi.
Namun kemudian, 15 DPC melayangkan surat yang menyatakan tidak menerima hasil Musdalub, 28 Juni kemarin. Ketua DPC dari Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Soppeng, Kepulauan Selayar, Luwu utara, Toraja Utara, Barru, Pinrang, Pangkep, Luwu Timur, Enrekang, Jeneponto, dan Wajo, hanya mengakui Ayu sebagai satu-satunya Ketua Apdesi Sulsel. Sementara perwakilan DPC yang hadir saat Musdalub, 28 Juni, tidak pernah mendapat mandat dari Ketua DPC.
“Hal yang tidak perlu dirisaukan apa lagi SK sudah diterima, saatnya berpikir positif karena ini kemenangan bersama. Kemarin adalah awal dan perjuangan untuk membuktikan kemenangan yang sesungguhnya 5 tahun kedepan”, tambahnya. (eka)
Comment