BONE, BERITA-SULSEL.COM – Mencuatnya nama sejumlah oknum anggota TNI yang diduga ikut memonopoli pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, membuat Komandan Kodim 1407 Bone, Letkol Infanteri Rizki Hidayat, turun tangan.
Temui sejumlah awak media, Sabtu (6/8/22) malam, Rizki mengatakan sudah mengamankan anggotanya yang diduga terlibat dalam permainan solar tersebut. Rizki tidak ingin ada oknum yang merusak citra institusi di mata masyarakat Kabupaten Bone.
“Kita laksanakan pemeriksaan internal, mungkin Senin kita panggil yang bersangkutan. Kita kroscek yang ditemukan di lapangan. Jika betul seperti yang disampaikan, kami akan beri sanksi. Kita juga akan koordinasi dengan polisi, telusuri apakah mereka semua ini satu jaringan atau sendiri-sendiri”, tegasnya.
Rizki mengaku jika isu BBM ini diangkat, masyarakat akan mudah tersulut karena menyangkut kepentingan orang banyak, khususnya para petani dan nelayan. Untuk itu pihaknya akan bergerak cepat menuntaskan masalah ini dan memastikan siapa saja pihak yang terlibat.
Sulitnya memperoleh solar di SPBU memang sudah lama dikeluhkan oleh petani dan nelayan. Setelah ditelusuri, ditemukan pihak-pihak yang mengaku dibekingi oknum APH, membeli solar dalam jumlah banyak berbekal surat rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bone.
Surat rekomendasi tanpa survey dan pengawasan akhirnya menjadi sumber masalah karena beberapa pihak dengan enteng bisa memborong solar bersubsidi untuk dibawa keluar daerah Bone atau dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi, sementara petani dan nelayan menjerit tak kebagian meski ikut antrian setiap hari. (eka)
Comment