MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto ngobrol pendidikan (ngopi) bersama Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) DR Ir Andi Majdah M Zain M.Si, Rabu, (24/8/2022).
Pertemuan dua tokoh ini membahas banyak hal, khususnya persoalan sinergi memajukan pendidikan di Makassar, Sulawesi Selatan dan Indonesia.
Danny memuji Dr Majdah sebagai rektor yang bertangan dingin serta visioner. Saat ini kampus UIM menjadi ikom baru Kota Makassar dengan gedung yang cantik. Hal tersebut ditunjang sumber daya manusia dosen yang mumpuni sehingga menghasilkan sarjana beriman dan unggul.
Majdah menyampaikan apresiasi kepada Walikota Makassar yang konsen memajukan dunia pendidikan, baik sektor formal atau non formal.
“Saatnya berkolaborasi, tidak bisa sendiri memecahkan persoalan yang begitu kompleks. Sehingga, kontribusi kampus UIM dalam waktu dekat melaksanakan perjanjian kerjasama internasional dengan kampus Jam’iyah Dakwah Islamiah yang berpusat di Tripoli Libya. Semoga ini bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan di Makassar,” ujar Majdah.
Kata Dr Majdah, Jam’iyah Dakwah Islamiah akan membuka perwakilan di Kawasan Asia Tenggara yang dipusatkan di Indonesia, khususnya Makassar melalui Universitas Islam Makassar.
“Program pendidikan yang akan dibuka mulai S1, S2 dan S3 dengan tiga program studi yaitu Bahasa Arab, Dakwah dan Ekonomi Syariah. Semua jenjang akan dibuka adalah beasiswa penuh dan diasramakan. Sehingga calon mahasiswa dari berbagai negara di Asia Tenggara akan dikuliahkan di Universitas Islam Makassar,” jelasnya.
Dekan Sastra dan Humaniora UIM, Muh Fihris Khalik SS MA Ph.D menjelaskan, sesuai jadwal dari Jam’iyah Dakwah Islamiah meraka tiba Makassar hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2022 mendatang.
Kata dia, kunjungan ini akan diterima oleh Walikota Makassar. Hal akan memberikan berbagi pengalaman dunia pendidikan dari dua negara.
“Kunjungan serta kerjasama dengan UIM dipimpin langsung Rektor Jam’iyah Dakwah Islamiah Prof. Dr. Ibrahim Ali Abou, Dekan Fakultas Dakwah Islamiah Dr. Abu Baker M.E, Dr. Farah Masau Emhemed, dan Dr. Muamed Musbah Mansour,” jelas Fihris dihadapan Walikota Makassar, Danny Pomanto.
Kabag Humas dan Kerjasama UIM, dr wachyudi Muchsin SH MKes mengatakan, kerjasama internasional UIM dengan Jam’iyah Dakwah Islamiah menerjemahkan kampus merdeka belajar.
“Saatnya kolaborasi, tanpa itu kita akan ketinggalan,” ujar dokter koboi, panggilan akrabnya. (*)
Comment