MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting dan membangun keluarga tangguh.
Melalui sinergi bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam Program Bangga Kencana, Pemkot menggandeng sektor pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga tokoh masyarakat agar pembangunan keluarga menjadi gerakan bersama.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa tantangan keluarga di era modern semakin kompleks.
Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan menyeluruh yang melibatkan semua elemen.
“Keluarga tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan perlindungan, edukasi, dan dukungan nyata dari negara. Pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga elemen masyarakat harus bersatu menciptakan lingkungan yang ramah keluarga,” ujarnya dalam sambutan peringatan Harganas ke-32 di Makassar, Senin (28/7/2025).
Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi guna memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, harmonis, serta memiliki akses terhadap pendidikan dan peluang berkembang secara optimal.
Munafri berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Harganas 2025 di Kota Makassar.
Ia berharap peringatan ini menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang kuat dan berkualitas.
Pada momen ini, Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Pemkot Makassar berhasil meraih juara umum dalam rangkaian lomba Harganas 2025 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inovasi dalam pembangunan keluarga dan penurunan stunting.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri BKKBN kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Sementara itu, Kepala DPPKB Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengajak masyarakat menjadikan momentum Harganas sebagai refleksi pentingnya membangun keluarga yang sehat dan harmonis.
Menurut Irwan Bangsawan, keluarga merupakan unit terkecil sekaligus fondasi terkuat dalam masyarakat.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi tangguh, dan dari situlah pembangunan daerah dan bangsa dimulai,” katanya.
Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat mendukung program Bangga Kencana sebagai upaya mewujudkan pembangunan keluarga berkelanjutan.(*)
Comment