JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh jajaran atas capaian sektor pangan nasional yang dinilainya “sangat melegakan.”
Dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun Kabinet Merah Putih di Jakarta, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa target swasembada pangan yang semula ia tetapkan tercapai dalam empat tahun, berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun masa pemerintahan.
“Di bidang pangan ini salah satu prestasi kita yang sangat melegakan kita. Saya memberi waktu empat tahun untuk kita kembali swasembada, ternyata tim pangan kita berhasil, insyaallah swasembada dalam satu tahun,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan langkah-langkah strategis, termasuk deregulasi kebijakan, intensifikasi lahan, dan pengamanan ekosistem produksi pangan.
Produksi Beras Pecahkan Rekor Sejarah
Data yang dipaparkan Presiden menunjukkan tonggak sejarah baru sektor pertanian Indonesia. Produksi beras nasional periode Januari–Oktober 2025 mencapai 31.338.197 ton, yang diklaim sebagai produksi tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
“Kita punya produksi nasional Januari–Oktober mencapai 31.338.197 ton. Ini adalah produksi tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Jadi, ya boleh kita tegakkan kepala kita dengan penuh kehormatan,” tegasnya.
Selain rekor produksi, sejumlah indikator lain juga berada di posisi terbaik sepanjang sejarah:
- Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Maksimal: Stok beras Bulog mencapai 4,2 juta ton per Juni 2025.
- Nilai Tukar Petani (NTP) Tertinggi: NTP mencapai 124,36, mencerminkan peningkatan kesejahteraan petani.
- Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP): Pemerintah menaikkan HPP untuk Gabah Kering Panen menjadi Rp6.500 per kg, diikuti penindakan tegas terhadap oknum yang mempermainkan harga.
- Deregulasi Pupuk: Sebanyak 145 aturan yang dianggap tidak efisien berhasil dihapus, mempercepat distribusi pupuk langsung dari pabrik ke petani.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan mencapai swasembada pangan dalam satu tahun membuktikan konsistensi kebijakan dan keberanian dalam reformasi sektor pangan. Keberhasilan ini dinilai tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani di tengah ketidakpastian global.
Comment