Salat Idulfitri Pemkab Maros di Lapangan Pallantikang, Tampung 10 Ribu Jemaah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menetapkan Lapangan Pallantikang sebagai lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Keputusan

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menetapkan Lapangan Pallantikang sebagai lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Keputusan strategis ini lahir setelah Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, memimpin rapat koordinasi bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di ruang rapat Wakil Bupati, Selasa (10/3/2026).

Muetazim menjelaskan bahwa Lapangan Pallantikang memiliki kapasitas yang sangat luas dan mampu menampung sekitar 10.000 jemaah. Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan skenario cadangan jika cuaca tidak mendukung pada hari pelaksanaan.

“Insyaallah, kami memusatkan Salat Idulfitri di Lapangan Pallantikang. Namun, apabila hujan turun sejak waktu subuh, maka lokasi kegiatan segera pindah ke Masjid Al-Markaz Al-Islami,” ujar Muetazim usai rapat.

Sterilisasi dan Persiapan Lapangan

Guna mendukung kenyamanan ibadah, Pemkab Maros melakukan berbagai langkah persiapan teknis secara matang. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros akan menerjunkan dua armada untuk menyemprot dan membersihkan area lapangan satu hari sebelum pelaksanaan.

Kepala Dinas Damkar Maros, Jufri, menegaskan bahwa pembersihan ini bertujuan memastikan lokasi benar-benar steril. “Setelah petugas menyemprot dan mensterilkan area, masyarakat tidak lagi boleh melintasi lapangan agar kondisi tempat sujud tetap bersih saat jemaah gunakan,” tegas Jufri.

Pengaturan Parkir dan Keamanan

Selain kebersihan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius pada aspek aksesibilitas dan keamanan. Dinas Perhubungan bersama Satpol PP akan mengatur titik parkir yang terpusat di kawasan Masjid Al-Markaz, Kantor Bupati Maros, serta Gedung Serbaguna.

Untuk menjaga ketertiban, pemerintah menurunkan sekitar 25 personel Satpol PP dan 15 personel Dinas Perhubungan di sekitar lokasi. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, terjadwal akan bertindak sebagai khatib, sedangkan Ustaz Tawajjuh akan memimpin jemaah sebagai imam salat.

Pemerintah kini tinggal menunggu pengumuman resmi sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal sebelum memulai seluruh proses teknis di lapangan. Melalui persiapan yang matang ini, Pemkab Maros berharap pelaksanaan ibadah Idulfitri tahun ini berjalan dengan khidmat dan lancar.


Comment