Camat Makassar Tata 15 Lapak PKL secara Humanis

Camat Makassar Tata 15 Lapak PKL secara Humanis

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tim Kecamatan Makassar menertibkan belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengokupasi trotoar dan bahu jalan pada Selasa (7/4/2026). Petugas menyisir dua lokasi utama, yakni Jalan Kerung-Kerung dan Jalan Gunung Salahutu, demi mengembalikan fungsi ruang publik bagi pejalan kaki.

Langkah ini bertujuan untuk mengurai kemacetan sekaligus menciptakan ketertiban di pusat Kota Makassar. Meskipun melibatkan personel penertiban, pihak kecamatan lebih mengedepankan dialog agar suasana tetap kondusif.

Prioritaskan Pendekatan Persuasif

Camat Makassar, Tri Sugiarto, menegaskan bahwa pihaknya tidak langsung membongkar paksa lapak pedagang. Sebaliknya, tim kecamatan telah menjalin komunikasi awal secara humanis sebelum turun ke lapangan.

“Kami mengawali tindakan ini dengan pendekatan persuasif. Setelah memberikan pemahaman kepada para pedagang, barulah tim bergerak melakukan penataan di Jalan Kerung-Kerung dan Jalan Gunung Salahutu,” ujar Tri.

Khusus di Jalan Gunung Salahutu, Kelurahan Maradekaya Utara, pengawasan menjadi lebih intensif karena wilayah tersebut merupakan kawasan strategis yang padat penduduk dan dekat dengan fasilitas umum.

Prosedur Sesuai Aturan

Dalam operasi tersebut, petugas menata sekitar 15 lapak PKL. Tri menjelaskan bahwa seluruh proses penertiban mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.

“Kami memulai tahapan dari teguran lisan, lalu berlanjut ke teguran tertulis pertama hingga ketiga. Bahkan, kami melibatkan tokoh masyarakat setempat untuk berbicara langsung dengan pemilik lapak,” jelasnya.

Status Relokasi Pedagang

Terkait nasib para pedagang, Tri menyebutkan bahwa pemerintah belum menyediakan lokasi relokasi khusus untuk saat ini. Hal tersebut merujuk pada fakta bahwa mayoritas lapak tersebut tergolong baru beroperasi.

“Kami belum melakukan relokasi karena rata-rata pedagang ini baru berjualan sekitar dua hingga tiga tahun di lokasi tersebut,” pungkas Tri.

Melalui penataan ini, Pemerintah Kecamatan Makassar berharap masyarakat dapat kembali menikmati trotoar dengan nyaman dan arus lalu lintas di kawasan pusat kota menjadi lebih lancar.


Comment