GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, melepas secara resmi kafilah Kabupaten Gowa untuk bertanding pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Dalam seremoni tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa menetapkan target ambisius untuk menembus posisi lima besar.
Bupati Husniah melepas kontingen tersebut setelah membuka sesi Training Centre di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (9/4). Ia menegaskan bahwa ajang tahun ini merupakan pembuktian kemampuan Gowa, terlebih daerah ini telah mendapat restu menjadi tuan rumah MTQ pada 2028 mendatang.
Motivasi Melalui Hadiah Umrah
Sebagai bentuk dukungan nyata, orang nomor satu di Gowa tersebut menjanjikan hadiah umrah bagi peserta yang berhasil mengukir prestasi. Kebijakan ini bertujuan untuk membakar semangat para kafilah agar mampu memberikan performa maksimal pada setiap cabang lomba.
“Berlatihlah dengan baik dan berikan kemampuan terbaik Anda. Insya Allah, kami akan memberikan hadiah umrah bagi pemenang yang masuk lima besar,” tegas Husniah di depan para peserta.
Selain itu, ia berharap pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh peserta terus berkolaborasi dengan erat. Menurutnya, kerja sama yang solid dan doa yang tidak putus menjadi kunci utama untuk meraih dampak positif bagi kehidupan keagamaan di Kabupaten Gowa.
Kesiapan Kafilah di Maros
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Panitia, Andy Azis Peter, menjelaskan bahwa MTQ tingkat provinsi tahun ini akan berlangsung di Kabupaten Maros pada 11-18 April 2026. Untuk memantapkan persiapan, panitia menyelenggarakan Training Centre (TC) guna meningkatkan kualitas bacaan dan mental bertanding para peserta.
“TC ini memberikan bimbingan intensif pada setiap cabang lomba. Kami juga melakukan evaluasi menyeluruh agar kafilah siap secara mental untuk mencapai target minimal lima besar,” jelas Andy Azis.
Kabupaten Gowa sendiri mengirimkan sebanyak 54 peserta yang akan berkompetisi dalam 10 cabang lomba. Cabang-cabang tersebut meliputi Tilawah (Remaja, Dewasa, Cacat Netra, dan Anak-anak), Hifdzhil Qur’an, Tafsir, Musabaqah Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hingga Kaligrafi.
Senada dengan itu, Rustam Isnaeni, peserta Cabang Tilawah Netra asal Kecamatan Manuju, menyatakan kesiapannya untuk berjuang. Ia memohon doa restu dari seluruh masyarakat Gowa agar mampu memenuhi target yang telah ditetapkan oleh pimpinan daerah.
Comment