Pemkab Gowa Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak

Pemkab Gowa Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pertumbuhan anak. Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menegaskan komitmen tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Hotel Continent Centrepoint Makassar, Jumat (10/4/2026).

Andy Azis, yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas KLA, menyebut rapat koordinasi ini sangat krusial. Selain menjadi sarana evaluasi, pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor demi mendukung masa depan generasi muda di Butta Gowa.

Sinergi Lintas Sektor

Menurut Andy Azis, anak-anak merupakan aset masa depan bangsa yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi aktif dalam memastikan anak-anak tumbuh dengan perlindungan maksimal.

“Kita harus memperkuat koordinasi agar tercipta lingkungan yang benar-benar ramah bagi anak. Selain itu, saya meminta seluruh peserta rapat memberikan masukan konstruktif untuk implementasi nyata di lapangan,” tegas Andy Azis.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang selama ini bekerja keras. Ia optimis bahwa kerja sama yang solid akan meningkatkan kualitas Kabupaten Gowa sebagai daerah yang ramah anak.

Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, menjelaskan tujuan teknis kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mengidentifikasi kendala pelaksanaan program KLA dari tahun sebelumnya.

Selanjutnya, hasil pertemuan ini akan menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut untuk periode berikutnya. Kawaidah menekankan pentingnya komitmen dari dunia usaha, lembaga masyarakat, hingga instansi vertikal untuk menyukseskan program ini.

“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki komitmen yang sama. Dengan begitu, kita bisa menyusun strategi yang lebih tepat sasaran untuk melindungi hak-hak anak di Gowa,” pungkas Kawaidah.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 70 peserta yang terdiri dari jajaran perangkat daerah, perwakilan DPRD, Kementerian Agama, hingga Forum Anak Kabupaten Gowa.


Comment