JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Kota Makassar kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemerintah Kota Makassar berhasil menyabet penghargaan bergengsi Paritrana Award sebagai kabupaten/kota terbaik se-Indonesia dalam kategori jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Prestasi ini menjadi sangat istimewa karena Makassar tampil sebagai satu-satunya pemenang dari luar Pulau Jawa sekaligus satu-satunya wakil dari Sulawesi Selatan.
Wujud Nyata Program “Makassar Berjasa”
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa penghargaan ini membuktikan keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan. Melalui program inovatif Makassar Berjasa (Makassar Berbagi Jaminan Sosial), pemerintah kini melindungi 81.466 pekerja rentan.
Cakupan perlindungan tersebut menyasar berbagai profesi, mulai dari buruh, pekerja seni, hingga ketua RT/RW. Selanjutnya, pemerintah juga mencatat sekitar 45.000 warga telah mendapatkan manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT).
“Penghargaan ini menjadi bukti otentik bahwa negara hadir bagi para pekerja rentan. Kami berkomitmen memberikan ketenangan dalam bekerja melalui perlindungan sosial yang inklusif,” ujar Munafri usai menerima penghargaan.
Inovasi Keagenan Berbasis RT/RW
Selain jaminan sosial, Pemkot Makassar juga menginisiasi program keagenan Perisai berbasis RT/RW. Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat cakupan kepesertaan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Meskipun persaingan antar daerah sangat ketat, Munafri optimis Makassar dapat terus meningkatkan standar kesejahteraan pekerja. Sepanjang tahun 2025 saja, total manfaat klaim yang tersalurkan telah mencapai Rp43,37 miliar kepada 6.881 penerima manfaat.
“Kami tidak ingin sekadar meraih penghargaan simbolis. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara dinas terkait, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus kami perkuat demi mencegah munculnya angka kemiskinan baru,” tambahnya.
Sebagai informasi, program Makassar Berjasa merupakan bagian dari “Sapta Unggulan” atau tujuh program prioritas pemerintah kota. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan posisi Makassar sebagai hub daerah yang progresif dalam pembangunan manusia di kawasan Indonesia Timur.
Comment