Biang Macet Asrama Haji Makassar: Perumda Parkir Tertibkan Jukir Nakal dan PKL yang Kuasai Bahu Jalan

Biang Macet Asrama Haji Makassar: Perumda Parkir Tertibkan Jukir Nakal dan PKL yang Kuasai Bahu Jalan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tim Reaksi Cepat (TRC) Perumda Parkir Makassar Raya bergerak cepat mengatasi kesemrawutan di depan Asrama Haji Sudiang, Rabu (20/5/2026). Bersama Mitra Brimob, Kepala Bagian Operasional Arfa memimpin langsung edukasi dan penertiban terhadap para juru parkir (jukir) liar serta Pedagang Kaki Lima (PK5) yang memicu kemacetan parah di kawasan tersebut.

Langkah tegas ini menjadi upaya nyata pemerintah untuk menciptakan ketertiban lalu lintas. Mengingat, aktivitas pengantar jemaah haji yang membeludak kerap memicu kemacetan panjang akibat parkir sembarangan.

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, memberikan peringatan keras kepada para pengelola parkir di lapangan. Ia menegaskan agar jukir menata kendaraan dengan rapi dan melarang keras praktik pungutan liar.

“Kami memperingatkan para jukir agar tidak meminta tarif parkir secara berlebihan atau di luar ketentuan kepada masyarakat, khususnya para pengantar jemaah,” ujar Ryan.

Jukir Tanpa Atribut dan PKL Jual Ruang Jalan

Selama operasi berlangsung, Tim Satgas menemukan banyak pelanggaran kasat mata. Petugas mendapati sejumlah jukir yang nekat beroperasi tanpa menggunakan atribut resmi, seperti rompi dan kartu identitas (id card).

Selain tidak berizin, para jukir ini juga memanfaatkan bahu jalan secara ilegal. Akibatnya, kapasitas jalan menyusut dan menghambat laju kendaraan yang melintas.

Oleh karena itu, TRC langsung memberikan teguran tertulis dan edukasi di tempat.

“Tim Reaksi Cepat memberikan teguran keras karena jukir menggunakan bahu jalan dan memarkir kendaraan secara sembarangan,” tambah Ryan.

Namun, jukir liar bukan satu-satunya penyebab kemacetan. Petugas juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PK-5) yang menggelar lapak hingga menutupi area parkir dan badan jalan. Kombinasi antara parkir liar dan lapak pedagang ini menyumbat arus lalu lintas, terutama saat jam-jam sibuk pemberangkatan jemaah.

Ke depan, Perumda Parkir Makassar berkomitmen untuk terus mengawal kawasan ini secara berkala. Melalui pengawasan yang ketat, mereka optimistis dapat mengembalikan kenyamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di berbagai titik rawan kemacetan Kota Makassar.


Comment