Rahasia Perumda Parkir Makassar Transformasi Jadi BUMD Sehat dan Cetak Laba

Dirut Perumda Parkir Makassar Adi Rasyid Ali Membawakan Materi pada Rakor BUMD Kemendagri di Hotel Gammara.jpg

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Perumda Parkir Makassar Raya kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam tata kelola BUMD tingkat nasional. Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menjadi pembicara kunci dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BUMD Aneka Usaha yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Gammara, Makassar, Jumat (7/8/2026).

Acara tersebut menghadirkan sekitar 400 peserta dari pemerintah daerah serta BUMD kabupaten/kota se-Indonesia. Oleh karena itu, forum strategis ini menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman, memperkuat tata kelola, dan mendorong kinerja BUMD agar makin profesional, sehat, serta berdaya saing tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Adi Rasyid Ali membawakan materi bertajuk “Transformasi Pengelolaan Perumda Parkir Menjadi BUMD Sehat dan Menghasilkan Laba.”

Selanjutnya, ia memaparkan langkah konkret Perumda Parkir Makassar Raya dalam membenahi berbagai aspek strategis perusahaan. Transformasi tersebut menyasar peningkatan pendapatan sekaligus penguatan tata kelola. Dengan demikian, perusahaan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal seraya menjaga kinerja keuangan tetap sehat.

Selain itu, ia membeberkan sejumlah strategi utama. Langkah tersebut meliputi penguatan manajemen dan sumber daya manusia (SDM), pembenahan sistem operasional, peningkatan pengawasan, serta digitalisasi layanan. Hasilnya, langkah ini menjadikan Perumda Parkir Makassar sebagai benchmarking pengelolaan parkir nasional.

Menurut sosok yang akrab disapa ARA ini, perubahan BUMD membutuhkan pembenahan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Penguatan SDM dan tata kelola wajib berjalan beriringan dengan inovasi operasional serta pemanfaatan teknologi.

“Transformasi BUMD bukan hanya berbicara tentang bagaimana meningkatkan pendapatan, tetapi bagaimana membangun sistem perusahaan yang sehat, profesional, transparan, dan berkelanjutan. Sebab, ketika manajemen, SDM, operasional, digitalisasi, dan keuangan berjalan dalam satu arah, perusahaan akan memiliki fondasi kuat untuk tumbuh dan menghasilkan laba,” tegas ARA.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Perumda Parkir Makassar Raya terus menyeimbangkan fungsi pelayanan publik dengan orientasi bisnis. Oleh karena itu, perusahaan aktif beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk menciptakan pengelolaan parkir yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Dari segi keuangan, penguatan tata kelola berfokus pada efektivitas pengelolaan pendapatan dan efisiensi biaya. Alhasil, perusahaan berhasil menjaga kesehatan finansial dan mencetak laba secara berkelanjutan.

Kehadiran jajaran internal seperti Dewan Pengawas, Direksi, hingga Kepala Bagian Perumda Parkir Makassar Raya makin memperkuat posisi perusahaan dalam forum nasional ini. Keikutsertaan mereka menepis keraguan atas komitmen perusahaan dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta menyerap praktik terbaik dari daerah lain.

Melalui Rakor BUMD Aneka Usaha ini, Perumda Parkir Makassar Raya optimistis dapat memperkuat proses transformasi yang sedang berjalan. Sehingga, perusahaan makin sehat, profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan masyarakat serta perekonomian daerah.


Comment