MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar pada tahun anggaran mendatang. Langkah berani ini bertujuan mempercepat pengembangan infrastruktur dan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. La Palaloi.
Pemerintah daerah melihat kapasitas fasilitas medis saat ini sudah membutuhkan peningkatan mendesak. Oleh karena itu, skema pembiayaan ini menjadi solusi terbaik untuk mempercepat pembangunan tanpa mengganggu alokasi program prioritas lainnya.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menjelaskan bahwa pihaknya akan memfokuskan seluruh dana pinjaman tersebut untuk membenahi sektor kesehatan. Selain itu, pemerintah daerah ingin memastikan warga Maros mendapatkan fasilitas berobat yang lengkap, modern, dan memadai.
“Kami mengambil langkah ini untuk memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Pengajuan pinjaman sebesar Rp100 miliar ini murni untuk membangun sarana pendukung serta menambah gedung perawatan baru di RSUD Dr. La Palaloi,” tegas Chaidir Syam.
Alokasi Dana dan Rencana Pengembangan Rumah Sakit
Pertama, Pemkab Maros akan mengalokasikan sebagian besar anggaran untuk membangun gedung perawatan baru. Langkah ini dapat meningkatkan daya tampung tempat tidur serta mengurangi antrean pasien rawat inap.
Kedua, pemerintah daerah mengarahkan dana tersebut untuk memperbarui peralatan medis terkini. Fasilitas kesehatan yang canggih tentu membantu para tenaga medis dalam menangani berbagai kasus penyakit secara lebih cepat dan akurat.
Ketiga, Pemkab Maros mematangkan kalkulasi skema pengembalian pinjaman agar tetap aman bagi keuangan daerah. Pemerintah daerah optimistis investasi pada sektor kesehatan ini akan memberikan dampak positif yang panjang bagi kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh warga Kabupaten Maros.
Comment