Dikunjungi Kasi Sapras, MAN 1 Bulukumba Berharap Bantuan RKB

Dikunjungi Kasi Sapras, MAN 1 Bulukumba Berharap Bantuan RKB

BULUKUMBA, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Seksi Sarana Prasarana (Sapras) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, Kurnianto dan tim meninjau kelas darurat di MAN 1 Bulukumba, Kamis, (24/6/2021).

Agenda monitoring kasi Sarpras Kanwil Kemenag Sulsel ini dalam kaitan rencana bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bertujuan untuk mengetahui secara pasti sejauhmana kondisi terkini kondisi fisik Ruang Belajar Kelas (RKB) di MAN 1 Bulukumba.

Rombongan tersebut diterima langsung Kepala Tata Usaha MAN 1 Bulukumba, Ramlah, Wakamad Bidang Sapras, Tasmira dan Wakamad Humas, Sitti Hamzah.

Selain dari pihak Kanwil Kemenang, rencananya di awal bulan depan Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga akan mengagendakan meninjau sekolah ini yang masih memiliki sejumlah kelas darurat.

“Keadaan sekolah natural dan sangat layak mendapatkan bantuan, bahkan diupayakan mendapat RKB dua lantai, untuk memenuhi kebutuhan rombel,” jelas Kurnianto.

Pasca mendapat kunjungan tersebut, Tasmira selaku Wakamad Sapras, mengatakan kunjungan itu merupakan sesuatu yang sangat penting bagi madrasah tertua di Kabupaten Bulukumba tersebut.

Menurutnya, kedatangan Kasi Sapras Kanwil Kemenag Sulsel memberikan harapan bagi madrasah itu untuk dapat meningkatkan ketersediaan berbagai sarana yang masih kurang di madrasah itu, terutama kesediaan ruang belajar bagi siswa.

“Kami mewakili pimpinan dan keluarga bwsar MAN 1 Bulukumba, berharap agar dapat diwujudkan bantuan RKB. Untuk kondisi saat ini, kebutuhan RKB sebanyak 6 unit. Jika kelas darurat ini dapat dilaksanakan oleh pihak PUPR maka bisa direncanakan untuk dua lantai, mengingat jumlah kelas yang masih sangat terbatas,” jelas Tasmira didampingi KTU MAN 1 Bulukuba, Ramlah.

Wakamad Humas, Sitti Hamzah menyambut baik upaya pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian PUPR untuk membangun RKB MAN 1 Bulukumba di tahun ini.

“Karena sarana prasarana sangat mempengaruhi proses belajar mengajar yang keluarannya berakibat pada mutu pendidikan. Apalagi MAN 1 adalah Madrasah Aliyah yang cukup besar, siswanya mencapai 700 orang. Untuk itu sangat dibutuhkan kelengkapan berbagai sarana dan prasarana yang dapat mendukung pelaksanaan pendidikan di madrasah ini,” bebernya.

Pihak MAN 1 Bulukumba berharap mendapat bantuan dalam bentuk Ruang Kelas Baru (RKB). Kebutuhan itu didasari masih kurangnya ruang belajar siswa dikarenakan meningkatnya jumlah siswa.

Adapun jumlah ruang belajar yang digunakan adalah sebanyak 21 rombel, dua kelas mesih menggunakan laboratorium, Sementara itu ada empat ruang belajar yang kurang representatif karena masih merupakan bangunan terbuat dari dinding kayu yang butuh rehabilitasi.

Kegiatan Monitoring Kepala Kasi kanwil Kemenag Ilhamsah Kasim, didampingi staf lainnya Ipit Hanang, Permadi, juga dari kemenag Bulukumba Hera dan Hasfiadi.


Comment