
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjenguk Dasrul, guru SMK Negeri 2 Makassar yang menjadi korban pengeroyokan oknum orang tua dan siswa beberapa waktu di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Minggu (14/8/2016).
Kondisi Dasrul masih lemah pasca operasi penyambungan tulang hidung, Sabtu (13/8/2016) malam. Pasca operasi, Dasrul belum bisa berbicara karena kondisinya yang belum begitu stabil.
Danny yang menerima informasi terkait kondisi guru Dasrul langsung berkunjung ke Rumah Sakit Bayangkara tempat guru Dasrul dirawat.
“Semua ada hikmahnya, bapak yang sabar melewati ujian ini. Fokus dulu pada pengobatan biar kondisi kesehatannya cepat membaik,” hibur Danny.
Danny juga menegaskan, pihaknya siap mendampingi guru Dasrul atas proses hukum yang tengah berjalan. Pendampingan hukum akan diberikan jika guru Dasrul ingin melanjutkan proses hukum tersebut.
“Kalaupun ada keinginan berdamai, pemerintah kota tetap akan mendukungnya. Tapi kalau pak Dasrul ingin melanjutkan kasus ini maka saya akan siapkan pendampingan hukum,” tegas Danny.
Hidung Dasrul terlihat masih terbalut perban dan selang infus ditangan serta selang oksigen di kedua lubang hidungnya.
“Guru Dasrul masih dalam kondisi lemah, karena tadi malam habis menjalani operasi di bagian hidung. Menurut dokter yang menangani ada tulang yang patah di bagian hidung dan harus di lakukan operasi,” ungkap salah seorang keluarga.
Comment