PAREPARE, BERITA-SULSEL.COM – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 10 Agustus 2021 di Parepare, Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diusung pada hari ini yaitu “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”.
Empat narasumber yang akan mengisi sesi webinar kali ini, di antaranya Aan Anshori selaku dosen Pancasila dan Agama Universitas Ciputra, Budi Nurgianto selaku jurnalis, Abu Muslim Al-Bugisy selaku Peneliti Lektur dan Khazanah Litbang Agama Makassar, serta Elis Z. Anis selaku kandidat S3 Media dan Komunikasi University of Western Australia. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Sinta Pramucitra. Pada webinar kali ini diikuti oleh 1.433 peserta dari berbagai kalangan usia dan profesi.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.
Pemateri pertama, Budi Nurgianto, membahas tema “Mengembangkan Pembelajaran Daring”. Budi menuturkan beberapa tantangan dalam pembelajaran daring, salah satunya adalah jaringan internet yang lambat. Untuk itu, Budi membagikan tips untuk belajar daring seperti merancang tempat belajar versi sendiri dan refreshing.
Selanjutnya, Aan Anshori mengangkat tema “Perisakan; Suara dari Penyintas dan (Mantan) Pelaku”. Aan menjelaskan tipe-tipe perisakan yang berbentuk verbal, seperti menggoda, komentar berbau seksual, dan ejekan. “Contoh perisakan sosial yang sering terjadi adalah meminta agar seseorang tidak berteman dengan orang tertentu, sedangkan perisakan fisik misalnya tindakan intimidatif atau kasar,” terangnya.
Pemateri ketiga, Abu Muslim Al-Bugisy, mengusung tema “Dia (yang) Bikin Kita ‘Terhubung’” Muslim mengatakan bahwa budaya digital tidak bisa dibangun sendirian, tetapi diperlukan juga saling percaya. Ia juga mengimbau untuk meningkatkan keterampilan dengan cara menggulir (scroll), menambah (add), mengadaptasi, lalu eksplorasi. “Literasi itu ibarat upaya untuk saling menghubungkan pengetahuan dan pengetahuan itu adalah perangkat lunaknya”, tuturnya.
Adapun sebagai pemateri terakhir, Elis Z. Anis, membawakan tema mengenai “Tips Menjaga Keamanan Digital bagi Anak-anak di Dunia Maya”. Dalam sesinya, Elis menguraikan materi terkait tahapan-tahapan dalam memperkenalkan internet kepada anak dan remaja. Ia juga memberikan contoh cara menjaga privasi pada anak-anak di Australia, di antaranya dengan melarang memfoto atau memvideokan anak di area sekolah dan memburamkan foto/video yang menampilkan anak-anak di berita yang disiarkan di televisi.
Setelah sesi pemaparan selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang kemudian disambut hangat oleh para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para narasumber. Sebanyak sepuluh pertanyaan yang terpilih akan mendapatkan uang elektronik sebesar masing-masing Rp100.000 dari panitia.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.
Salah satu peserta, Tosman Sirait, bertanya mengenai solusi dari pemerintah terkait pembelajaran daring yang dilakukan oleh siswa di pedalaman. Menurut Budi, Kominfo telah mencanangkan sebuah program ‘Internet Masuk Desa’ yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses internet.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.
Comment