
MALILI, BERITA-SULSEL.COM – Seiring dengan diberlakukannya kegiatan pramuka sebagai Ekstrakurikuler yang wajib di tingkat Sekolah Dasar (SD/MI), SMP dan MTs, serta SMA, MA, dan SMK dalam kurikulum 2013 (K13). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Malili Kabupaten Luwu Timur gelar cam atau kemah pramuka di pelataran sekolah MAN Malili, pada Jum’at (02/09/2016).
Kemah tersebut dihadiri Sirfan, selaku Pengurus Kwartir Cabang (KWARCAB) Luwu Timur dan Nurlinda, S.Pd.I,M.Pd.I (Kepala MAN Malili) serta para Dewan Guru dan Staf TU MAN Malili.
Tares Pramuarti,S.Pd selaku guru pembina pramuka mengatakan bahwa, kemah pramuka tersebut adalah seluruh para guru dan siswa MAN Malili dengan berisikan berbagai jenis kegiatan, seperti penerimaan materi-materi kepramukaan yang langsung dari Kwarcab Luwu Timur, Lomba-lomba, Games, dan Bakti Sosial.
Nurlinda, selaku Kepala MAN Malili mengatakan, Kegiatan kepramukaan juga masuk dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 tentang pengorganisasian model pelaksanaan ekstrakurikuler wajib yang salah satunya mengatur tentang kepramukaan.
“Saat ini MAN Malili sudah berlakukan Kurikulum 2013,” jelasnya.
Baca Juga
Pemdes Wewangriu Malili Lutim Buat Jalan Produksi untuk Petani Udang
TNI – KBPP Lutim Gelar Bakti Sosial Pelayanan KB
Gereja Toraja di Malili Lutim Mulai Dibangun
Sementara itu, Sirfan selaku Pengurus Kwartir Cabang Luwu Timur yang juga Pembina dan Pemateri dalam Camp atau Kemah pramuka tersebut mengatakan, dengan adanya kegiatan kepramukaan seperti ini sanggatlah bermanfaat bagi generasi muda khususnya para pelajar dalam meningkatkan kualitas pribadi.
“Dalam ber-pramuka, peserta dapat menumbuhkan kemandirian, gotong royong atau kebersamaan, menekan keegoisan, kecitaan terhadap alam, bertahan hidup disaat genting, serta dapat meningkatkan tumbuhnya cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Sirfan. (elu)
Comment