Andi Rachmatika Dewi Sosialiasikan Pengawasan APBD di Tamalate

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Andi Rachmatikan Dewi menggelar sosialisasi pengawasan APBD di Kelurahan Parangtambung, Sabtu, (22/7/2023). Foto : ist

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulsel Andi Rachmatika Dewi kembali melakukan pengawasan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) di daerah pemilihan (dapil) Makassar A. Kali ini, menyambangi Kecamatan Tamalate, tepatnya di Kelurahan Parangtambung, Sabtu (22/7/2023).

Andi Rachmatika Dewi mengatakan, kegiatan pelaksanaan pengawasan APBD ini merupakan agenda rutin dan wajib dilaksanakan anggota DPRD Provinsi Sulsel. Tujuannya, memastikan dana yang dikucurkan pemerintah berjalan baik.

“Tentu pelaksanaan pengawasan APBD ini untuk melihat sejauh mana progres kegiatan yang menggunakan dana pemerintah,” ucap Andi Rachmatika Dewi saat ditemui usai gelar Pengawasan APBD di RM Ubee, Jalan Malengkeri, Makassar.

Cicu–sapaan akrabnya menyebutkan, persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan masyarakat. Dominan, warga meminta pemerintah melakukan perbaikan jalan. Kemudian, rehabilitasi drainase untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba.

“Tadi saat kegiatan, kita dengar keluhan dan masukan warga. Pengawasan ini saya kira memang harus dilakukan karena ini juga menjadi tanggungjawab kami sebagai wakil rakyat mengenai pengawasan program Pemprov Sulsel,” jelasnya.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel itu menambahkan alokasi anggaran Pemprov Sulsel sebenarnya minim untuk Kota Makassar. Itu, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sendiri memiliki cukup banyak dana untuk pembangunan. Anggaran besar biasanya didistribusikan ke daerah dengan sasaran perbaikan jalan.

“Makassar itu mandiri, dana disini cukup besar sehingga APBD Sulsel itu kebanyakan berada di daerah. Tapi, kita selalu koordinasi dengan DPRD Kota lewat fraksi NasDem terkait pengawasan dan keluhan masyarakat itu sendiri, ” ungkapnya.

Diketahui, Ketua NasDem Kota Makassar itu telah melakukan pengawasan di Kelurahan Maricaya Kecamatan Makassar, Jumat (20/7) kemarin. Di mana, dua hal menjadi keluhan masyarakat. Pertama, warga meminta ada perbaikan sistem PPDB dan Infrastruktur dalam perbaikan jalan. (*)


Comment