MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di tiga titik wilayah daerah pemilihannya, Rabu (11/6/2026).
Tiga lokasi tersebut berada di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya. Kegiatan reses dimanfaatkan legislator Fraksi NasDem itu untuk menyerap aspirasi warga terkait berbagai persoalan layanan publik dan infrastruktur.
Titik pertama berlangsung di Jalan Daengta Qalia Lorong 2, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea. Warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi drainase dan gorong-gorong yang dinilai kurang memadai dan kerap menimbulkan genangan.
Selanjutnya di Jalan Prof. Ir. Sutami Nomor 2, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, warga mengangkat persoalan aktivasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS Kesehatan serta pemerataan bantuan sosial (bansos).
Adapun di titik ketiga, Perumahan Villa Kirana, Kelurahan Bulurokeng, aspirasi yang mencuat meliputi kebutuhan air bersih, penanganan sampah, dan beasiswa pendidikan bagi siswa SD dan SMP.
Menanggapi hal tersebut, Andi Odhika menyatakan akan menindaklanjuti setiap aspirasi sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Untuk persoalan drainase, ia menyebut akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar sebagai instansi teknis yang menangani infrastruktur.
“Masalah drainase dan gorong-gorong akan kami sampaikan ke Dinas PU agar menjadi perhatian, karena ini hampir setiap tahun dikeluhkan warga,” ujarnya.
Terkait KIS dan bansos, Odhika mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial guna memastikan proses pendataan dan aktivasi berjalan sesuai ketentuan.
“Pendataan ulang dan aktivasi KIS memang penting agar warga bisa memperoleh layanan kesehatan. Ini akan kami komunikasikan dengan Dinas Sosial,” katanya.
Sementara untuk kebutuhan air bersih, ia berencana menyampaikan aspirasi tersebut kepada Perumda Air Minum (PDAM) Makassar guna memastikan ketersediaan jaringan distribusi di wilayah tersebut.
Adapun mengenai beasiswa pendidikan, Odhika menyebut akan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk mengetahui kuota dan mekanisme pengajuan bantuan pendidikan.
Melalui reses ini, ia berharap aspirasi masyarakat Tamalanrea dan Biringkanaya dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai skala prioritas pembangunan daerah.
Comment