JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, terus membuktikan komitmen nyatanya terhadap pelestarian lingkungan. Langkah ini ia tunjukkan melalui aksi penanaman pohon di berbagai belahan dunia selama kunjungan kerjanya, baik di dalam maupun luar negeri.
Aksi tersebut merupakan bagian dari dukungan konkret BPOM terhadap target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060. Selain itu, langkah ini mempertegas hubungan erat antara kesehatan masyarakat dan keberlanjutan alam.
Dalam berbagai kesempatan, Taruna Ikrar menegaskan bahwa regulator dan pelaku industri adalah mitra strategis. Kedua pihak memiliki tujuan serupa, yaitu menjamin ketersediaan produk farmasi yang aman, berkhasiat, dan bermutu bagi masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan industri saat ini sudah berubah. Industri modern tidak hanya fokus pada kapasitas produksi, melainkan wajib menjaga mutu, integritas data, efisiensi energi, serta membangun sistem yang berkelanjutan.
Inovasi Energi Bersih di Sektor Industri
Komitmen hijau tersebut kembali menggema saat peresmian fasilitas panel surya dan sistem digitalisasi di PT IHI. Pada momen itu, Taruna Ikrar memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan yang berani mengintegrasikan energi terbarukan ke dalam proses produksi mereka.
“Oleh karena itu, kami berharap terobosan ini menjadi inspirasi bagi industri lain. Pelaku usaha harus segera menjalankan program keberlanjutan yang berdampak positif bagi kesehatan masyarakat,” ujar Taruna.
Menurutnya, penggunaan energi bersih memberikan nilai tambah yang besar. Energi ramah lingkungan membantu penciptaan produk kesehatan yang aman tanpa merusak ekosistem. Selanjutnya, digitalisasi akan memperkuat transparansi, efisiensi operasional, serta ketertelusuran data secara real-time.
Investasi Masa Depan untuk Generasi Penerus
Lebih lanjut, Taruna menambahkan bahwa pemanfaatan panel surya dan gerakan menanami bumi sangat selaras dengan visi jangka panjang Indonesia. Seluruh elemen bangsa harus menggerakkan upaya ini secara masif demi menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem industri hijau melalui kolaborasi nyata. Target pembangunan rendah karbon serta Sustainable Development Goals (SDGs) hanya akan tercapai jika semua pemangku kepentingan bergerak bersama menurunkan emisi.
“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan manusia dan kelestarian bumi. Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah warisan kehidupan bagi generasi mendatang,” tegas Taruna.
Melalui konsistensi aksi lingkungan ini, BPOM ingin mengirimkan pesan kuat ke dunia internasional. Perlindungan kesehatan manusia tidak boleh terpisah dari upaya menjaga kelestarian alam. Bagi BPOM, kemajuan kesehatan nasional harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri hijau yang inovatif.
Comment