MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Aksi kejahatan jalanan berupa tawuran dan geng motor di Kota Makassar memancing reaksi keras dari kalangan legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Supratman, secara tegas meminta para orang tua turun tangan mengawasi anak-anak mereka secara ketat.
Menurut Supratman, pemerintah kota, aparat kepolisian, DPRD, serta masyarakat luas tidak sanggup bekerja sendirian dalam memberantas aksi kriminalitas remaja yang meresahkan warga tersebut.
Politisi Partai Nasdem itu menekankan bahwa pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak memegang kunci utama pencegahan. Pasalnya, penanganan geng motor tidak boleh sepenuhnya menjadi beban tunggal bagi kepolisian dan pemerintah.
Terlebih lagi, luasnya wilayah Kota Makassar berbanding terbalik dengan keterbatasan jumlah personel aparat keamanan di lapangan. Oleh karena itu, keluarga wajib mengambil peran besar dalam melindungi anak dari pengaruh buruk lingkungan luar.
“Kalau orang tua gagal menjaga anaknya, seberapa besar kekuatan kepolisian dalam mengamankan Kota Makassar? Wilayah kita sangat luas, sedangkan jumlah aparatur kita terbatas,” ujar Supratman, Rabu (21/10).
Kendati demikian, Supratman tetap meminta pihak kepolisian mengambil langkah penegakan hukum tanpa kompromi. Ia menilai tindakan tegas aparat sangat mendesak mengingat situasi keamanan di Kota Makassar mulai rawan akibat ulah kelompok bermotor.
“Saya rasa Bapak Kapolrestabes sudah menyampaikan bahwa pelaku geng motor bisa ditindak tegas. Terlebih lagi kondisi sekarang mulai rawan,” tambahnya.
Selanjutnya, Supratman merinci pembagian peran antarelemen dalam menyelesaikan masalah ini. Pemerintah kota memegang kendali kebijakan, kepolisian bertugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum, DPRD menjalankan fungsi pengawasan, sementara masyarakat bersama orang tua memperketat kontrol sosial di tingkat keluarga.
Melalui sinergi yang kuat antara orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum, Supratman optimis Kota Makassar mampu memutus mata rantai tawuran serta aksi brutal geng motor demi menciptakan ketertiban umum yang aman.
Comment