Disparekraf Sukses Datangkan Wisatawan Asing ke Makassar

"Analisis Sektor Pariwisata Kota Makassar Tahun 2016" di Hotel D'Maleo Jalan Pelita Raya, Rabu, (07/12/2016).
“Analisis Sektor Pariwisata Kota Makassar Tahun 2016” di Hotel D’Maleo Jalan Pelita Raya, Rabu, (07/12/2016).

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM- Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar dianggap berhasil meningkatkan jumlah kunjungan para pelancong (traveler) wisata untuk datang ke Kota Anging Mammiri julukan Kota Makassar.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini, dirasa cukup signifikan berdasar data yang dimiliki beberapa Stake Holder diantaranya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, PT. Angkasa Pura Bandara Internasional Hasanuddin, PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV serta pengamatan dari akademisi bidang kepariwisataan.

Selain itu, Disparekraf Makassar tak hanya berhasil juga sukses mengadakan event bertaraf Internasional, Lokal maupun Nasional dari tiga tahun belakangan ini.

Hal ini telah dibahas dalam agenda acara yang diadakan oleh Disparekraf Makassar yang bertema “Analisis sektor Pariwisata Kota Makassar tahun 2016” di Hotel D’Maleo Makassar Jalan Pelita Raya, Rabu, (07/12/2016) pagi tadi.

Dari pantauan ditempat acara, beberapa indikator menjadi pembahasan oleh para nara sumber yang hadir. Berdasarkan informasi, dari tahun 2014 hingga 2016 jumlah Wisatawan Mancanegara berasal dari daratan benua biru yakni Eropa seperti Belanda, Perancis namun dari Rusia sendiri tercatat telah mengalami penurunan kunjungan para wisatawan dari negeri beruang merah tersebut.

Sementara itu, presentase jumlah pengunjung wisatawan asing dari daratan negara Asia cukup mengalami peningkatan yaitu sebesar 31,47%. Lebih lanjut lagi, wisatawan asal benua Amerika dan Fasifik juga mengalami peningkatan jumlah kunjungan ke Kota Daeng.

Dari penuturan nara sumber PT.Pelindo IV Pelabuhan Soekarno Hatta menyatakan, jumlah kunjungan wisatawan lokal sendiri turut mengalami peningkatan yang signifikan dimana pada tahun 2014 hingga 2016 mencapai kurang lebih 56% dari jumlah keseluruhan.

Namun sayang, Disparekraf Makassar beberapa waktu lalu telah dikabarkan untuk tahun depan yakni 2017 kehilangan kesempatan dalam mempromosikan potensi-potensi destinasi keparawisataan yang ada di Kota Makassar. Pasalnya, anggaran promosi luar negeri telah dihapus oleh DPRD Makassar padahal diprediksi dari promosi tersebut kemungkinan jumlah pelancong wisata akan bertambah lagi ke Kota Makassar.

Untuk lebih jelasnya, Kabid Promosi Disparekraf Makassar, Muhammad Roem menuturkan, jika kabar penghapusan anggaran promosi luar negeri itu tidak dihapus. Namun kata Roem, anggaran untuk promosi luar negeri tidak dimasukkan dalam rancangan anggaran daerah.

“Dak ada yang di hapus DPRD Makassar kalau bidang promosi, karena memang tidak di masukkan dianggaran tahun depan,(Dan)


Comment