
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPR-RI periode 2014-2019 Fraksi PPP Fatmawati Rusdi Masse memiliki tingkat pengenalan tertingi jelang Pilkada Kabupaten Sidrap 2018 mendatang. Data Insight Surya Indonesia Research and Consulting (ISI-RC) merilis hasil survei.
Sebanyak 500 responden diwawancara, dengan Metodologi Multistage random sampling, margin of Eror +_ 4,4 persen, kualitas data dengan spot chek lansung ke responden memperlihatkan data popularitas Fatmawati Rusdi (98,60%), kedua Dollah Mando (98,20%), Faisal Ranggong (56,40%), A. Walahuddin Habib (56,20%), Zulkipli ZAin (44.60%), Ikhsan Tandri (14,40%), Husni Zainal (11.28%), Gazali Suyuti (9,80%), A. Irwan BAngsawan (8.80%), Ikhsan Rauf Praja (8,60%), Ramli Manong (8,20%), Nasyanto (7,80%), Hasanuddin Saifuddin (6,80%), Muh. Yusuf (5.40%), Haekal (5.20%) dan Akbar (4.40%).
Hal ini diungkapkan Ashar Ilyas (Direktur ISI-RC) melalui rilis beritanya, Selasa (17/5/17). “Popularitas merupakan sejauh mana responden mengenal nama atau pribadi dari tokoh. Tingkat popularitas ini sangat penting untuk diukur karena adalah prilaku politik dini masyarakat,” kata Ashar.
Ashar mengungkapkan, popularitas Wakil Bupati Sidrap Dolla Mando kalah dari Fatmawati. Akan tetapi, Dolla Mando memiliki tingkat keterpilihan paling tinggi. Elektabilitas Dollah Mando 42,40%, Fatmawati Rusdi 29,60%, Zulkipli Zain 7,8%, Walahuddin Habib 2,20%, Gazali Suyuti 1,4%, Faisal Ranggong 1,40%, Ramli Manong sebesar 0,80%, Husni Zaenal 0,20%, Irwan Bangsawan 0,20%, A. Sukri 0,20%.
“Survei ini menanyakan berbagai hal mengenai sikap masyarakat Sidrap terhadap berbagai hal, menyangkut sikap pilihan dan isu yang sedang berkembang di masyarakat salah satunya yang di tanyakan adalah tingkat partisipasi masyarakat Sidrap,” katanya.
Ashar menuturkan, responden juga memberikan tanggapan positif tentang kinerja Bupati Sidrap. Masyarakat menjawab sangat baik sebanyak 2%, dan baik sebanyak 82%. Sementara yang menjawab sedang 10,2%. Sedangkan menjawab buruk hanya 2,8%, dan yang tidak jawab 3%.
Sementara penilaian kinerja wakil bupati sidrap lebih tinggi dibandingan dengan bupati saat ini. Responden menjawab sangat baik 3,2% dan baik 83,6%. Sementara menjawab sedang 8,6%. Menjawab buruk sebesar 1% dan yang tidak jawab 3,6%.
“Untuk popularitas Pilgub Sulsel tahun 2018 salah satu pertanyaan yang kami tanyakan kepada responden, apakah bapak/ibu/sdr perna mendengar nama atau kenal dengan nama tokoh di Sulawesi Selatan?,” ujarnya.
Survei dilakukan 27 Maret hingga 4 April 2017 ini juga memberikan hasil penelitian popularitas calon gubernur dan wakil gubernur. Tingkat popularitasRusdi Masse sementara ini tampak paling tinggi (96,2%), kedua Agus Arifin Nukmang (78,8%), berturut-turut Azis Kahar Muzakar (69%), Ikhsan Yasin Limpo (61,4%), A.M. Nurdin Halid (42%), Nurdin Abdullah 25,6%), Burhanuddin Andi (17,6%), Lantinro Latunrung (16,8%), Akbar Faisal (15,2%), Abd Rivai Ras (8,4%), Andi Muzakar (7,4%), Tenri Bali Lamo (6,6%), Lutfi A Mukti (6%), A. Ridwan Witiri (3,4%), Aras (2,6%), Moh. Roem (2%), Yaqkin Pajalangi (1,8%) dan Ashabul Kahfi (1,2%).
Ashar menuturkan, Partai Golkar masih berjaya di Sidrap. Hasil survei ini juga mengungkapkan Golkar masih lebih tangguh dibandingakan partai lain.
“Golkar (32,4%), Nasdem (14,6%), PPP (2,2%), Demokrat (1%), Gerindra (0,8%), Perindo (0,8%), PDIP (0,8%), PKS (0,6%), Hanura (0,3%) dan PKB (0,2%). Sedangkan responden yang sedangkan untuk yang menjawab, tidak tahu dan rahasia 46,4%,” katanya. (*)
Comment