Maba Unasman Diberi Kuliah Ta’aruf Al Asyariahan

Ahmad Al Yakin

POLMAN, BERITA-SULSEL.COM – Penerimaan mahasiswa baru Universitas Al Syariah Mandar (UNASMAN) tahun akademik 2017/2018 sudah mulai dibuka.

Para lulusan sekolah menengah atas atau yang sederajat diberikan kesempatan mendaftar dengan memilih program studi yang diminatinya.

Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Sistem Informasi (AKSI) Unasman, Dr Ahmad Al Yakin, S.Pd.I, M.Pd kepada media di Polewali Mandar, Sabtu (27/5/2017) mengatakan, saat ini Unasman telah membina 11 program studi.

Kesebelas prodi yang dibina, yakni; Kesehatan Masyarakat, Agribisnis, Agroteknologi, Peternakan, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta Pendidikan Bahasa Indonesia.

“Semua prodi telah terakreditasi BAN-PT dan dua di antaranya terakreditasi B dari BAN-PT, yakni Prodi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,”tandas doktor sosiologi politik PPs-UNM ini.

Jumlah mahasiswa yang terdaftar pada pangkalan data perguruan tinggi sebanyak 3890 orang. Sementara sumber daya dosen/pengajar yang dimiliki sebanyak 109 orang. Lima orang dosen yang sudah berpangkat lektor, 7 orang lektor kepala dan 1 orang guru besar.

Kembali pada penerimaan mahasiswa baru, Ahmad Al Yakin, mengatakan, ada pembeda dengan perguruan tinggi lainnya khususnya yang ada di Sulbar, yakni setiap mahasiswa baru akan diberikan kuliah Ta’aruf keterkaitannya dengan ke Al Asyariahan.

Mahasiswa baru juga akan di pesantrenkan selama seminggu di Kampus DDI Mangkoso, dan satu tahun terakhir diberikan perkuliahan di kampus dengan pemateri adalah dosen-dosen senior Unasman.

Terkait peningkatan mutu pendidikan, mahasiswa akan diberikan pendidikan karakter dan pendidikan bahasa Inggris. Pendidikan bahasa Inggris ini berlangsung selama 2 tahun. Dilaksanakan, tiga kali dalam seminggu. Sementara satu tahun untuk pendidikan karakter.

Ahmad juga menambahkan, bahwa pihak universitas telah memberlakukan sebuah aturan baru yang akan diberlakukan tahun depan, yakni mewajibkan bagi seluruh mahasiswa yang ingin menyelesaikan studinya untuk menyetor jurnal penelitiannya di kampus.

Soal penulisan ringkasan hasil penelitian, pihak kampus sudah melaksanakan berbagai pelatihan atau workshop tentang teknik menulis ringkasan penelitian.

Baru-baru ini ada sekitar 70-an mahasiswa yang ikut pelatihan penulisan jurnal penelitian. Dan pematerinya salah satu diantaranya adalah Dr Ahmad Al Yakin, Kepala Biro AKSI Unasman.(nasrullah)


Comment