Secara Geopolitik, Nico-Victor Menang

Secara Geopolitik, Nico-Victor Menang

Secara Geopolitik, Nico-Victor Menang

Secara Geopolitik, Nico-Victor Menang
Secara Geopolitik, Nico-Victor Menang

MAKALE, BERITA-SULSEL.COM – Kekuatan kandidat pilkada Tana Toraja sudah mulai terbaca meski masih tersisa 45 hari lagi. Jika dianalisa secara geopolitik (geografi politik), pasangan Cabup-Cawabup Nicodemus Biringkanae-Victor Batara Randa (Nico-Victor) berpotensi besar memenangkan pilkada.

Selain dukungan yang terus mengalir dari berbagai kelompok masyarakat, modal perolehan suara kandidat pada Pilkada Toraja 2010 dan pileg 2014 lalu menjadi acuan kemenangan pasangan Nico-Victor yang diusung Partai Demokrat, PKPI, dan PKS.
Nico dan Victor memiliki basis massa yang jelas secara geopolitik. Nico menguasai basis massa bagian barat Toraja, sedangkan Victor menguasai wilayah Tallulembangna, yang meliputi Kecamatan Makale, Mengkendek, dan Sangalla.

Selain di bagian barat Toraja, Nico yang disebut merupakan figur kharismatik dan bersahaja di Toraja juga memiliki modal suara yang besar di sebagian wilayah Tallulembangna.

Berdasarkan basis suara yang ada, Nico menguasai wilayah barat yang meliputi Kecamatan Rembon, Malimbong, Balepe, Saluputti, dan Rantetayo, dan sebagian wilayah Tallulembangna di bagian timur seperti makale dan Sangalla.

Jika ditotalkan, suara Nico-Victor jauh mengungguli perolehan suara kandidat lain yang selama ini ikut bertarung di pilkada dan pileg.

Baca Juga :

Bupati Tana Toraja Mana? Jalan di Kecamatan Mappak Rusak Parah

Sangmaneta Nico-Victor Usung Kemandirian Tana Toraja

Pada pileg 2014, Nico yang maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Nasdem meraih total 14.957 suara. Sedangkan Victor yang lolos ke DPRD Toraja mraih 2.514 suara. Jika ditotalkan, pasangan Nico-Victor meraih 17.471 suara pileg.

Jika didasarkan perolehan suara partai pengusung, yakni Demokrat dan PKPI, modal suara keduanya juga signifikan pada pileg 2014, dimana Demokrat meraih 19.314 suara, PKPI 9.187 suara, dan PKS 6.087 suara dengan total 34.588 suara, belum termasuk partai pendukung lainnya.

Di pilkada 2010 lalu, Nico dan Victor sempat menjadi rival dengan perolehan suara masing-masing yang juga signifikan untuk menjadi modal kemenangan pada pilkada kali ini.

Dalam catatan KPU, perolehan suara pilkada 2010, Nico yang saat itu berpasangan dengan Kendek Rante meraih 23.965 suara. Sedangkan Victor yang kala itu berpasangan dengan Rosi Palloan meraih 24.946 suara. Jika ditotalkan mencapai 48.911 suara.

Ketua Tim Pemenangan Nico-Victor, Kristian HP Lambe, di Makale, Sabtu (24/10/2015), mengaku yakin pasangan Nico-Victor akan memenangkan pilkada jika berdasarkan perolehan suara di pileg 2014 dan pilkada 2010 itu.

“Jika didasarkan pada dua kali perhelatan politik, maka Nico-Victor akan menang dan tentu saja perolehan suara-suara itu karena sebagian besar pemilih tersebut benar-benar mengenal Nico dan Victor,” katanya.
Menurutnya, dengan menggunakan analisa SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan), maka peluang Nico Victor sangat besar. “Kerja keras dan soliditas tim pemenangan, relawan, keluarga, serta partai pengusung/pendukung sangat menentukan kemenangan Sangmaneta Nico-Victor,” tandasnya. (*)


Comment