
SINJAI, BERITASULSEL.COM – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) asal Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Muhammadiyah Kabupaten Sinjai Fajar bin Abdul Fattah (24) diduga tersesat saat mendaki menuju ke Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Bantaeng, sejak Rabu sore, (28/10/2015) akhirnya ditemukan selamat oleh tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah pada Sabtu, (31/10/2015) sore.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai Andi Junaedi, dalam rilisnya yang terima, mengatakan, bahwa Fajar ditemukan sejak sore hari, tepatnya di kawasan Hutan Raya (Tahura) yang merupakan lereng gunung Kattiroang, Bittua Kecamatan Sinjai Barat.
“Sejak pukul 15.30 wita Fajar sudah ditemukan. Sebelumnya sempat beredar kabar kalau Fajar dilaporkan tersesat saat hendaknya ke lereng gunung untuk mengambil air guna dikonsumsi, dan tidak kembali selama 2 hari 2 malam, sehingga keesokan harinya rekan Fajar langsung melaporkan ke Pos Reaksi Cepat BPBD,” ujarnya.
Junaedi menjelaskan, Fajar yang merupakan mahasiwa mapala , ditemukan dalam kondisi sehat. Setelah ditemukan tim reaksi cepat BPBD, Fajar kemudian di evakuasi ke Pos terdekat, kemudian akan dibawa ke Kota Sinjai.
Sekedar diketahui, pada Rabu 28 oktober 2015, Fajar bersama rekan-rekannya dari Tim Mapala Sinjai berangkat menuju Gunung Bawakaraeng untuk memadamkan kebakaran hutan, dimana Dia bersama rekan-rekannya melewati jalur pegunungan Katinroang Bittua. (yus/amp)
Baca Juga
STIP Muhammadiyah Sinjai Cetak 226 Alumni
Comment