MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memperkuat komitmen pemerintah kota dalam membangun ekosistem halal yang kompetitif. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar segera naik kelas melalui jaminan kualitas produk yang bersertifikat.
Sinergi Bersama PJPH Sulsel
Komitmen tersebut mengemuka saat Aliyah menerima audiensi Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Rabu (22/4/2026). Pertemuan strategis ini membahas kolaborasi lintas sektor untuk memfasilitasi para pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi halal secara efisien.
Dalam diskusi tersebut, Aliyah menekankan bahwa standar halal tidak hanya mencakup bahan baku semata. Sebaliknya, produsen harus memastikan seluruh proses produksi memenuhi kriteria ketat yang telah berlaku.
“Ini adalah bentuk perlindungan dan jaminan kualitas bagi masyarakat. Kita harus hadir memastikan prosesnya berjalan dengan baik, aman, dan sesuai standar,” tegas Aliyah.
Potensi Besar Wisata Ramah Muslim
Saat ini, data menunjukkan terdapat 10.778 produk di Makassar yang telah mengantongi sertifikat halal. Angka ini mencerminkan potensi besar bagi Makassar untuk mengembangkan sektor wisata ramah muslim (muslim tourism). Oleh karena itu, Dinas Pariwisata turut mendorong pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif agar lebih mudah beradaptasi dengan standar tersebut.
Selain itu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berencana memperluas sosialisasi layanan hingga ke tingkat kelurahan dan area sekitar masjid besar. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai prosedur sertifikasi halal dengan lebih mudah dan cepat.
Selanjutnya, Aliyah mengajak seluruh perangkat daerah untuk aktif menyosialisasikan manfaat sertifikasi ini kepada publik. Melalui dukungan lembaga pendamping seperti LP3H, pemerintah yakin daya saing produk lokal Makassar akan meningkat tajam di pasar nasional maupun internasional.
Comment