MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) lahir pada hari Senin, 15Jumadil Tsaniyah 1427 H (12 Juli 2006 M) dan diselenggarakan berdasarkan keputusan Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional No. 2684/D/T/2006 tertanggal 12 Juli 2006 tentang izin penyelenggaraan PSIK.
PSIK UMI saat ini baru mengelola program A yang mengelola lulusan setingkat SLTA dengan masa belajar 8 semester akademik dan mendapat gelar S.Kep, dilanjutkan 2 semester pendidikan profesi dengan gelar Ners, dimana keduanya ini merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Saat ini PSAK UMI menerapkan kurikulum keperawatan berbasis kompetensi yang bertujuan untuk menghasilkan Sarjana Keperawatan (S.Kep) Islami yang memiliki pengalaman lebih banyak dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan masyarakat (stakeholders) dan perkembangan IPTEK. Dengan demikian S.Kep yang dihasilkan PSIK UMI lebih siap mengikuti Program Profesi Ners sehingga dihasilkan Ners Islami yang memiliki 5 profil sebagai berikut :
- Care Provider (Pemberi Layananan Keperawatan) yang islami (berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlakul kharimah)
- Community Leader (Pemimpin di Komunitas) yang kritis, konstruktif, sistematis, konsisten dan konsekuen terhadap Islam
- Educator (Pendidik) yang komunikatif dalam membawa misi dakwah dan syiar Islam
Manager (Manajer) yang mampu mengelola fungsi-fungsi manajemen keperawatan Islami
Researcher (Peneliti Pemula) yang adaptif, transformatif dan progresif
KOMPETENSI LULUSAN
PSIK UMI diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki 7 (tujuh) kompetensi utama, yaitu :
- Mampu berkomunikasi secara efektif
- Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktik keperawatan
- Mampu melaksanakan asuhan keperawatan profesioanal di klinik dan komunitas
- Mampu melakasanakan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
- Mampu menjalin hubungan interpersonal
- Mampu melakukan penelitian sederhana
- Mampu mengembangkan profesionalisme secara terus menerus atau belajar sepanjang hayat
Visi dan Misi
Visi : Menjadikan PSIK UMI sebagai pusat pengembangan ilmu keperawatan yang menghasilkan Ners Profesional, yang Islami dan Kompetitif di tingkat nasional pada tahun 2015.
Misi :
- Menyelenggarakan Program Akademik Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan Ners (Ns) berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi
- Menciptakan iklim akademik yang bernuansa islami yang mampu mengarahkan mahasiswa yang berkembang menjadi seorang ners muslim profesional, memiliki IMTAK dan kemampuan IPTEKS terutama asuhan keperawatan disaster
- Mengembangkan riset atau kajian Al-Quran dan Hadis sebagai dasar pengembangan keperawatan Islami
- Mengembangkan ukhuwah islamiyah dan semangat kepemimpinan serta berperan aktif dalam syiar islam sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.
Kurikulum
Kurikulum PSIK UMI mengikuti Kurikulum Inti Perguruan Tinggi Berbasis Kompetensi dan Kurikulum Inti Sarjana Keperawatan AIPNI (Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia) dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) tahun 2006, dimana peserta didik lebih awal diperkenalkan dengan dunia nyata praktik keperawatan pada lahan praktik rumah sakit dan puskesmas/komunitas. Hal ini dimungkinkan karena UMI memiliki rumah sakit sendiir yaitu RS. Ibnu Sina dan FKM sendiri memiliki banyak kerjasama puskesmas dan daerah binaan yang bisa digunakan bersama PSIK-FKM UMI.
Penyelenggaraan Pendidikan terdiri atas 2 program/tahap :
- Program Akademik selama 8 semester sebanyak 154 SKS dengan gelar S.Kep
- Program Profesi selama 2 semester sebanyak 25 SKS dengan gelar Ners
Metode Pembelajaran
- Tatap Muka (Ceramah)
- Tutorial (Small Group Discussion)
- Pengalaman Belajar Diskusi
- Pengalaman Belajar Praktek Laboratorium
- Pengalaman Belajar Praktek Klinik dilakukan di Rumah Sakit dan Puskesmas antara lain di RS. Ibnu Sina, RS. Tajuddin Khalid Daya, RS. Labuang Baji, RS. Syekh Yusuf Gowa dan RS. Dr. Wahidin Sudirohusoudo (Ruang Critical Center, CVCU, IRD, COT)
Comment