MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar menggelar Paskah di kampusnya, Jalan AP Pettarani, Minggu (22/4/2018).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama mahasiswa STIE Wira Bhakti yang beragama nasrani.
Ketua BEM STIE Wira Bhakti Makassar, Ika Saraha Kansar mengatakan, sebagai makhluk sosial manusia mutlak membutuhkan sesamanya dan lingkungan sekitar untuk melestarikan eksistensinya di dunia.
Kata dia, tak ada satu pun manusia yang mampu bertahan hidup dengan tanpa memperoleh bantuan dari lingkungan dan sesamanya.
Dalam konteks ini, kata Ika, manusia harus selalu menjaga hubungan antar sesama dengan sebaik-baiknya, tak terkecuali terhadap orang lain yang tidak seagama, atau yang lazim disebut dengan istilah toleransi beragama.
“Kegiatan ini bagian dari program kerja kami. Dalam ruang lingkup kampus ini, ada beberapa agama didalamnya. Tetap menjaga kerukunan sesama umat beragama. Kami berinisiatif menjalankan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurilut Ika, toleransi beragama berarti saling menghormati dan berlapang dada terhadap pemeluk agama lain, tidak memaksa mereka mengikuti agamanya dan tidak mencampuri urusan agama masing-masing.
“Umat Islam diperbolehkan bekerja sama dengan pemeluk agama lain dalam aspek ekonomi, sosial dan urusan duniawi lainnya,” paparnya.
Bhinneka Tunggal Ika, jelas mahasiswa Manajemen tersebut, adalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
“Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan,” ujarnya.
Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.
Sementara itu, Indra Abadi S.E. , M.Si, salah satu dosen dari STIE Wira Bhakti mks mengapresiasi kegiatan dari BEM dengan melaksanakan Paskah di kampus. (*)
Comment