
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA) Sulsel, Ryan Latief mendorong Polda Sulsel mengusut dan menentaskan dugaan penganiayaan yang mengakibatkan Rezky Evienia Syamsul, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) meninggal dunia.
Ryan Latief menegaskan, walau keluarga korban dugaan penganiayaan, Rezky Evienia Syamsul telah mencabut laporannya, namun pihak Polda Sulsel harus terus mengusut kasus tersebut.
Kata dia, pihaknya mendukung penuh langkah Polda Sulsel untuk mengusut kasus dugaan penganiayaan ini.“Pelaku penganiayaan harus diproses secara hukum. Walau keluarga korban telah memaafkan,
penegakan hukum tetap dijalankan sebab ini menyangkut nyawa dan dunia pendidikan akan tercoreng jika tidak diusut tuntas dan bisa terjadi berulang kali. LIRA Sulsel sangat mendukung upaya yang dilakukan pihak Polda Sulsel,” tegas Ryan.
Ryan menegaskan, bukti kuat apalagi sudah beredar percakapan line oleh panitia meutupi kejadian ini. “Saya menduga ini bisa dikategorikan tindak pidana kejahatan terstrukur yang melibatkan beberapa orang,” sebut Ryan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Pol Frans Barung Mengera mengatakan, pihaknya masih terus pengumpulan alat bukti dan sama sekali tidak terhalang dengan adanya pencabutan laporan yang dilakukan keluarga Rezky.
”Kami tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti,” jelasnya, Rabu (8/6/16). (**)
Baca Juga
Ryan Latief : Masih Adakah Garuda Pancasila di Dadamu?
Ini Pesan Ryan Latief Kepada La Nyalla Mattalitti
Comment