Pengurus Lembaga Riset IDI Bertemu Dirut BPJS Kesehatan

BERITA-SULSEL.COM – Sehubungan rencana kerjasama PB IDI dan BPJS Kesehatan dalam membuat kajian kebutuhan kesehatan dasar dan open innovation award, Direktur lembaga riset IDI, Dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed, PhD membawa pengurus lembaga riset IDI bertemu Dirut BPJS Kesehatan, Prof. DR. Dr. Fachmi Idris, M.Kes, Senin (16/12/2019).

Turut hadir mendampingi Dirut BPJS Kesehatan, Benyamin Saut PS, Deputi Direksi Bidang Riset Dan Pengembangan dan jajaran terkait lainnya.

Dalam pertemuan ini, dibahas rencana penandatangan nota kesepahaman antara PB IDI dan BPJS Kesehatan tentang akselerasi riset dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan JKN-KIS.

Prof Fachmi berharap, melalui kerjasama antar lembaga riset IDI dan BPJS Kesehatan ini dapat dibuat kajian tentang kebutuhan dasar di bidang kesehatan.

“Saya berharap nota kesepahaman ini segera ditindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih detail. Sehingga produknya sudah bisa segera dilaunching di tahun 2020 mendatang,” terangnya.

Senada dengan Dirut BPJS Kesehatan, Marhaen optimis, bahwa workshop kajian kebutuhan dasar kesehatan sudah bisa diadakan pada awal tahun 2020.

Demikian pula Benyamin turut bersemangat memilih tanggal 20 Februari 2020 sebagai tanggal pelaksanaan workshop ini.

Sedangkan mengenai waktu pelaksanaan open innovation IDI- BPJS Kesehatan award, kedua pihak sepakat untuk dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2020. Ini bertepatan dengan peringatan HUT BPJS Kesehatan

Marhaen optimis bahwa workshop kajian kebutuhan dasar kesehatan sudah bisa diadakan pada awal tahun 2020. (*)


Comment