
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi mengapresiasi tindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang melakukan penyitaan narkoba jenis sabu 8 kilogram di kediaman warga Dusun Makkalena, Desa Pattiro Sompe, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone.
“Alhamdulillah saya sangat berterima kasih dan memberi apresiasi yang luar biasa atas kerja keras dari aparat atas temuan narkoba dan bisa menyelamatkan anak bangsa dari penyalahgunaan barang haram tersebut,” kata Fahsar, Selasa (15/4/2016).
Ketua DPD II Golkar ini pun berharap aktor utama segera ditangkap dan diberikan hukuman seberat-beratnya. “Apabila aktor utama sudah tertangkap, hukum mati saja. Jangan ada kompromi terhadap oknum pelaku seperti ini,” tegasnya.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Bone, Ambo Dalle menilai wilayahnya adalah salah satu jalur perlintasan narkotika ke daerah lain.
Hal itu disampaikan Ambo Dallle di Kantor Bupati Bone, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Watampone, Kabupaten Bone Sulsel, Senin, (11/4/2016).
“Bone ini hanya daerah perlintasan, ada yang mau ke Sulawesi Tenggara, dari Parepare, lewat Bone dulu kan,” kata Ketua Harian Golkar Bone tersebut.
Adanya penemuan sabu delapan kilogram di Sibulue berarti kita harus meningkatkan kewaspadaan narkoba, kita semua harus waspada,”bebernya.
Sebelumnya, BNN Pusat menggerebek rumah Hj A Rohani, sejak Sabtu (9/4/2016). Hasilnya, BNN menemukan sabu harga miliaran itu.
Sabu diduga milik ponakan Hj A Rohani, Andi Burhan (AB), yang kini jadi buronan BNN Pusat. Penemuan sabu 8 kilogram oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat di Desa Pattiro Sompe, Kecamatan Sibulue, merupakan penemuan terbesar di Bone. (*)
Baca Juga
Kejari Bone Sosialisasikan Jaksa Masuk Sekolah
Comment