
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Bone hingga belum menemukan virus zika yang ditularkan nyamuk Aedes Agepty penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Bone, Andi Khasma Padjalangi mengakui pihaknya belum menemukan virus tersebut. “Belum ditemukan di Bone adanya virus zika, Apalagi belum ada juga instruksi dari Kementerian Kesehatan, jika ada tentunya kami akan tetap mengantisipasi,” ujarnya, Senin (1/2/2016).
Sementara, Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Bone Yusuf mengatakan, virus Zika memang mirip dengan virus demam berdarah dengue (DBD). Namun, sasarannya ini lebih kepada ibu hamil.
“Virus Zika mirip kasusnya dengan DBD, akan tetapi sasarannya lebih kepada ibu hamil karena bisa mengakibatkan bayi menjadi Microcephaly,”ujarnya.
Menurut, dr.Yusuf, Microcephaly merupakan kondisi di mana bayi mengalami struktur otak menjadi kecil sehingga membuat anak mengalami keterbelakangan mental.
“Ciri-cirinya seperti demam, ada ruang kelainan (kulit merah), sulit makan, malas bergerak, dan yang khas adalah mata menjadi merah,” kata Yusuf.
Sekedar diketahui, Kasus Viruz Zika ini sedang mewabah di dunia, penderita paling banyak di Amerika Latin.
Zika adalah virus yang gejalanya mirip DBD. Virus ini dilaporkan sudah menyerang warga di 23 negara.
Organisasi kesehatan dunia, WHO mengingatkan, virus Zika sedang menyebar cepat dan dapat menyerang hingga 4 juta orang. Berbagai sumber, menyampaikan, virus zika paling banyak ditemukan di Amerika Latin. Pertama kali ditemukan di hutan Zika, Uganda, Afrika tahun 1947. (Yus).
Baca Juga
Jembatan Rusak, 8 Desa di Bone Terancam Terisolasi
Bandara Arung Palakka Bone Resmi Beroperasi
Comment