Ide Maritimisasi Rivai Ras Menarik Perhatian Negara Lain

Ide Maritimisasi Rivai Ras Menarik Perhatian Negara Lain
Ide Maritimisasi Rivai Ras Menarik Perhatian Negara Lain

BERITA-SULSEL.COM – Dalam forum Internasional Military Operations and Law Conference yang berlangsung di Vancouver British Columbia, Canada, yang berlangsung 16-19 Mei 2016, Dr. H. Abdul Rivai Ras (ARR) bakal calon Gubernur Sulsel 2018 mengundang perhatian negara lain.

Dalam gagasannya tentang “maritimisasi” sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan keamanan ekonomi kawasan menjadi sesuatu yang menarik dan impresif dalam menstimulasi pembangunan stabilitas keamanan dan perdamaian kawasan.

Maritimisasi adalah bentuk pendekatan soft power dalam mencegah dan menangani ancaman dan tantangan nyata bagi negara negara pantai dan pengguna laut melalui pengembangan dan pelibatan masyarakat internasional dalam tata kelola bersama maritim kawasan. Hal yang penting dalam gagasan ini adalah mencoba menawarkan isu-isu politik menjadi non politik atau isu yang berdimensi high politics menjadi low politics sesuai pemikiran konsep Kopenhagen.

Sebagai akademisi militer, Rivai memandang pentingnya “the process whereby the coastline of a country plays a more important part in its economy” secara terukur menggantikan pendekatan hard power dalam mengatasi isu maritim di kawasan.

“Sebagai contoh pengembangan kerjasama maritim di wilayah perairan yang bisa mendorong perekonomian bersama dan pembinaan komunitas masyarakat pesisir yang rawan konflik dan rawan kejahatan lintas negara menjadi kebutuhan dalam paradigma baru keamanan,”pungkas Dosen Pascasarjana Ketahanan Nasional Universitas Indonesia (UI) dan Pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) itu.

Menurut Rivai, terbentuknya ASEAN Community sebenarnya peluang besar bagi kita mewujudkan maritimisasi di kawasan. Coba banyangkan kalau semua negara anggota ASEAN yang mempunyai laut bersepakat mengembangkan mekanisme kerjasama yang fokus pada maritime resouces management di wilayah yang seringkali muncul konflik atau aksi kekerasan.

Misalnya di area potensial perikanan yang kategorisasinya sebagai fishing ground yang terletak di Zona Ekonomi Eksklusif dapat diolah dan diatur secara bersama atas saling menguntungkan. “Wilayah tempat kita berdaulat ini perlu kita pikirkan ketimbang dicuri pihak lain karena keterbatasan kita mengawasinya. Demikian halnya wilayah pesisir dapat dibangun infrastruktur bersama sebagai area wisata ataupun area pengolahan komoditas perikanan kelautan sehingga bisa berdampak pada komunitas yang ada di lingkungan itu,” ujarnya.

Untuk itu, jelas Rivai, ditengah upaya membangun perdamaian dan stabiltas kawasan, kita harus mulai mengenyampingkan isu klaim teritori yang kemungkinan sulit diselesaikan. Yang kita kedepankan adalah aspek joint development untuk kepentingan bersama umat manusia dan sekaligus sepakat untuk mengedepankan kesalamatan navigasi dan keamanan lingkungan laut dari adanya polusi dari giat over eksploitasi atau fishing yang tidak terkontrol,”tambah Rivai Ras dalam percakapannya melalui what’s up.

Momentum terbesar kita saat ini adalah munculnya kecenderungan regionalisme dan integrasi kawasan dalam menopang ekonomi mereka masing masing. Saat ini hampir semua negara mempunyai saling ketergantungan secara ekonomi dan sumberdaya termasuk dalam isu keamanan dan keselamatan. Karena itu tidak satupun negara kini bisa bekerja sendiri secara ekonomi khususnya dalam bidang perdagangan atau transaksi lainnya secara ekonomi.

“Konsep keamanan hari ini lebih komprehensif dan dekat dengan isu-isu ekonomi ketimbang keamanan yang bernilai politik tinggi. Hal ini juga sejalan dengan keinginan kita bersama untuk memperkuat Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sehingga konsep maritimisasi yang sampaikan menjadi mutlak dibangun untuk kepentingan kesejahteraan di kawasan termasuk di Indonesia dan khususnya bagi Sulsel yang kini menjadi kepedulian saya,”tegas pakar ketahanan dan kemaritiman ini yang juga disapa Bro Rivai.

Baca Juga

Rivai Ras Bahas Ketahanan Regional Asia Tenggara di Canada

Rivai Ras Bahas Masalah Perikanan dan Penegakan Operasi di Columbia

Wakil Bupati Bone Dukung Rivai Ras Maju di Pilgub Sulsel


Comment