Koperindag Soppeng Ingatkan Warga Bahaya Beli Obat di Pasar Tradisional

ist
ist

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Soppeng terus memantau peredaran obat kadaluarsa yang banyak dijual belikan di pasar tradisional.

Kepala Dinas Koperindag Soppeng, Ilham mengatakan, guna mencegah adanya korban jiwa dari maraknya penjualan obat kadaluarsa, pihaknya menggelar operasi pasar dan sosialisasi ke masyarakat akan bahaya obat yang dijual di pasar tradisional.

Kata dia, peredaran obat kadaluarsa yang beredar akan ditangani langsung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sementara Koperindag hanya melalukan himbauan serta perlindungan kepada konsumen.

“Jika kami menemukan obat kadaluarsa di lapangan, kami langsung menyitanya. Tapi, kami harus berkoordinasi dulu dengan Satpol PP, lalu diserahkan ke BPOM dan dinas kesehatan,” jelas Ilham, Selasa, (15/11/2016).

Kata Ilham, himbauan dilakukan akan bahaya obat kadaluarsa maupun obat yang dijual di pasar tradisional dilakukan secara massif.

“Kami mengajak masyarakat agar berhati hati membeli produk, jangan sampai kadaluarsa atau sudah tak layak digunakan,” katanya.

Sementara itu, kepala seksi perlindungan konsumen Koperindag Soppeng, Andi Hardianti menegaskan, pihkanya selalu mengunjungi pasar tradisional demi memperkecil peredaran obat kadaluarsa serta memberikan pemahaman kepada konsumen secara umum.

Baca Juga

Begini Cara KPUD Soppeng Dorong Partisipasi Pemilih Pemula

Golkar Soppeng Siap Gelar Musda

Satuan Lalulintas Polres Soppeng Mulai Gelar Operasi Zebra

Kata Hardianti, kesadaran masyarakat dalam membeli produk harus lebih ditingkatlan lagi, serta kerja sama sangat diharapkan.

“Koperindag secara rutin melakukan monitoring di pasar serta memeriksa barang kadaluarsa dan barang ilegal. Jika ditemukan, tentunya kami berkordinasi dengan Satpol PP dan BPOM untuk melakukan penyitaan,”ujarnya. (Henrik).


Comment