
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Sosial Kabupaten Soppeng terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat miskin dan sangat miskin atau Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng, Drs Nurdin Msi mengatakan, tahun 2017 mendatang pihaknya kembali akan bedah puluhan rumah masyarakat yang dianggap tidak layak huni.
“Bedah rumah menjadi program prioritas kami, hal ini bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan. Hal ini baru kita ajukan, semoga tahun 2017 mendatang bisa diwujudkan,” jelasnya.
Mantan Kasubdin Program Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ini mengatakan, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Soppeng masih cukup banyak, sehingga perlu mendapatkan perhatian semua pihak termasuk.
Mantan Kabid diklat BKD Soppeng tersebut merencanakan anggaran pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat keluarga miskin sebesar Rp20 juta setiap rumah.
“Saat ini kami sementara mengajukan permohonan untuk disetujui. Data mengenai jumlah rumah yang akan dibedah kami dapatkan dari kepala desa,” jelas mantan sekertaris Kesbangpol ini.
Menurutnya, bedah rumah sebelumnya sudah direncanakan Bupati Soppeng, A Kaswadi Razak dengan wakilnya Supriansa, dinas sosial sebagai pelaksana.
“Ini memang salah satu bentuk kepedulian pemerintah Soppeng kepada warga,” ujarnya.
Baca Juga
Bagikan Raskin Secara Gratis, Pemda Soppeng Siapkan Rp4 Miliar
Pemda Soppeng Terima Penghargaan Honorary Police Polda Sulselbar
Gunakan ADD, Proyek Sumur Bor Umum Desa Pising di Soppeng Tak Berfungsi
Mantan Sekertaris Dishubkominfo Soppeng ini menegaskan, masyarakat berpenghasilan rendah harus memperoleh bantuan. Namun, mereka harus diusulkan terlebih dahulu, memiliki lahan sendiri.
“Insya Allah bantuan dari pemerintah akan sesuai tepat sasaran, kami melakukan pengawasan ketat kelapangan. Kami berharap tahun 2017 mendatang bansos bagi warga miskin tersalurkan dengan baik,” terang mantan Sekertaris KPU Soppeng tersebut. (henrik)
Comment