
JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Bakal Calon Gubernur Sulsel, Kolonel Laut Dr. Ir. H. Abdul Rivai Ras, menjadi salah satu tamu istimewa Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Senin (28/3/016).
Rivai bersama 14 rekannya sesama Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) tiba di Istana, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sekira pukul 09.00 WIB dan diterima langsung oleh presiden.
Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi yang didampingi Mensesneg Pratikno, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, berbincang serius dengan 15 doktor ilmu politik UI itu. Pertemuan yang digelar di salah satu ruangan di Istana Negara itu, digelar secara tertutup.
Selain Rivai, 14 Doktor Ilmu Politik UI lainnya yang diundang diantaranya Dr. Fred Ndolu (Ketua FDIP-UI), Dr. Connie Rahakundini Bakrie (Sekretaris Jenderal FDIP-UI), Dr. Donny Tjahja Rimbawan (Sekretaris FDIP-UI), dan Dr. Meita Istianda, M.Si (Bendahara FDIP-UI).
“Kami telah bertemu presiden. Ada banyak hal yang dibahas. Tetapi, belum bisa kami sampaikan ke publik karena pertemuan secara tertutup,” ujar Abdul Rivai Ras.
Meski begitu, Rivai mengaku menyampaikan kepada presiden niatannya maju untuk memimpin Sulsel dan mendorong poros maritim dari Sulsel untuk Indonesia. Pakar pertahanan dan maritim itu pun mendapat dukungan penuh dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.
“Alhamdulillah. Presiden sangat mendukung konsep saya dalam mendorong poros maritim Indonesia dari Sulsel. Saya makin bersemangat untuk mengembalikan kejayaan maritim di tanah kelahiranku ini,” papar alumni Pondok Pesantren IMMIM Putra Modern itu.
Abdul Rivai Ras, mengaku telah melakukan berbagai persiapan untuk maju di Pilgub Sulsel dua tahun mendatang. Salah satunya dengan membentuk relawan di seluruh kabupaten di Sulsel dan membangun rumah cerdas for Sulsel.
Abdul Rivai Ras yang memiliki latar belakang dan disipilin ilmu di bidang maritim dan kelautan ini, sekaligus sebagai pendiri universitas pertahanan mengaku visinya untuk melanjutkan pembangunan khususnya menjadikan sulsel sebagai pintu gerbang maritim di kawasan indonesia timur, realistis diwujudkan.
“Sulsel ini cukup realisitis dijadikan sebagai pilot project program poros maritim dunia, Sulsel punya sejarah kemaritiman yang mesti dibangkitkan kembali. Ini penting untuk memaksimalkan segala potensi ekonomi maritim yang bermuara kepada kesejahteraan rakyat,” ujar pria asal Bone ini.
Abdul Rivai Ras mengaku, tidak asal ujung mempersiapkan diri maju di pilgub Sulsel. pengalamannya yang selama ini banyak berkecimpung di pemerintah pusat, menjadi modal kuat dirinya untuk membangun investasi politik di Sulsel.
“Saya punya hubungan baik dengan sejumlah elit parpol di pusat, dan punya pengalaman mendampingi pak SBY saat pemerintahannya lalu, dan juga memberikan sumbangsih pemikiran kepada pak Jokowi saat menggagas Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujarnya. (del)
Comment