
MAKASSAR, BERITA -SULSEL.COM – Bakal calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras sosok yang dikenal religius dan nasionalis. Sebagai anak pesantren, Rivai Ras sangat konsen dibidang pengembangan ilmu agama.
Sebagai figur yang dilahirkan dan dibesarkan dari masyarakat pesantren, Rivai Ras senantiasa mengedepankan basis moral agama sebagai senjata untuk menghadapi tantangan dan ancaman yang dapat melemahkan nilai-nilai moral dalam berbangsa dan bernegara.
“Kemerosotan moral dikalangan generasi muda, mengindikasikan sulitnya membangun manusia seutuhnya yang mempunyai ketaatan dalam melakukan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari,” papar
Alumni Pesantren Modern Pendidikan Al-Qur’an IMMIM Putra Makassar ini.
Rivai Ras berpendapat, agama merupakan pilar penting dalam mengatasi permasalahan bangsa dan negara. Termasuk masalah di Sulsel, khususnya maraknya penyalahgunaan narkoba, LGBT atau pergaulan bebas, hingga munculnya kenakalan remaja yang bersentuhan dengan kejahatan seperti begal motor, pengrusakan sarana dan prasarana umum, dan sosial, serta kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan kota alias membuang sampah sembarangan.
Sehingga, jelas Rivai Ras, dibutuhkan pendidikan khusus, termasuk melalui pesantren untuk mengembalikan jati diri masyarakat yang mempunyai dan menjunjung tinggi budaya ketimuran.
“Selain menjadi pusat pendidikan agama Islam, pesantren juga menjadi pusat pemgembangan kebudayaan nusantara yang berakhlakul karimah,” ujar Pendiri dan Konseptor Universitas Pertahanan (Unhan) itu saat orasi ilmiah di acara wisuda santri Pondok Pesantren Pendidikan Alquran IMMIM Putra Modern, akhir pekan lalu.
Sebagai bentuk komitmen mengembangan pesantren, Rivai Ras juga mendorong pendidikan semacam ini ditengah dimasyarakatkan, khususnya di Sulsel. Hal ini dilakukan guna memadukan pemikiran agama dan kearifan lokal, sebagai sesuatu yang khas dalam membangun sumber daya manusia cerdas, bermartabat, dan mandiri.
Sebagai bentuk apresiasinya, Rivai Ras juga memberikan bantuan pendidikan dalam bentuk uang tunai kepada tiga orang penghapal alquran 30 juz, sekaligus memberi bantuan wakaf untuk pembangunan kampus II pesantren IMMIM di Moncongloe Maros. (*)
Baca Juga
Maju di Pilgub, Rivai Ras : Saya Hanya Fokus Sejahterakan Petani
Comment