ARR Cari Investor untuk Sulsel di Kanada

ARR Cari Investor untuk Sulsel di Kanada
ARR Cari Investor untuk Sulsel di Kanada

KANADA, BERITA-SULSEL.COM – Bakal calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras (ARR), memanfaatkan kehadirannya di Vancouver Kanada untuk bertemu Konsulat Jenderal (Konjen) RI Kanada, Sri Wilujeng. Pertemuan itu adalah rangkaian kegiatan Rivai, selaku pembica strategis dalam Konferensi Internasional Operasi Militer dan Hukum yang berlangsung 16-19 Mei 2016 di British Columbia Kanada.

Pertemuan itu cukup dinamis, dan dirangkaikan makan malam bersama dengan segenap staf Konjen RI di Kanada. Pembicaraan penting yang dibahas antara lain menyangkut isu kerja sama pertahanan Indonesia dan Kanada, termasuk isu-isu strategis yang berhubungan dengan perkembangan maritim Kanada, serta kemungkinan pemerintah memberi bantuan di Indonesia.

Khususnya peluang bagi adanya proyek yang dapat dibangun di Sulsel oleh pihak Kanada. “Saya menyampaikan banyak hal kepada Ibu Konjen bahwa salah satu wilayah yang mempunyai karakter maritim penting di Indonesia dan cukup menonjol adalah Sulsel, sekaligus saya mempromosikan bila mungkin pihak Kanada membantu pembangunan di wilayah itu,” papar Rivai Ras.

Pakar Pertahanan dan Kemaritiman itu juga menyampaikan niatnya ingin ikut serta dalam pesta demokrasi Pilgub di Sulsel pada 2018 mendatang. Sontak saja, Konjen menyampaikan akan membantu mendatangkan investor untuk bisa bekerjasama dengan Pemprov di Sulsel.

“Saya sebenarnya mencari daerah potensial untuk dibantu dalam hal pembangunannya. Kami berharap ada daerah di Indonesia yang bisa bekerjasama dengan Kanada pungkas,” kata Sri Wilujeng seperti diutarakan Rivai Ras.

Di Kanada, menurut putra Bone itu, terdapat sejumlah potensi kerja sama yang dapat diarahkan ke daerah. Misalnya teknologi pengolahan sampah yang dapat dikembangkan untuk energi dalam rangka mendukung power plant atau pembangkit tenaga listrik, termasuk kerja sama dalam bidang maritim, kepelabuhan, dan sebagainya.

Menurut ARR, seharusnya peluang ini bisa dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mendorong pembangunan seperti di Sulsel yang butuh akan teknologi dan investor untuk memajukan daerah. Dalam bidang maritim misalnya, cukup menarik untuk bisa dijadikan konsep dasar dalam pengembangan konektivitas sekaligus.

“Kanada itu bisa survive karena infrastruktur kepelabuhanannya bekerja terus, meskipun krisis dan harga minyak anjlok. Kanada cukup stabil ketika harga minyak jatuh dari harga seratusan dolar ke 40-an dolar. Kanada tidak menghadapi masalah besar ketimbang negara-negara lain di Amerika maupun di kawasan lainnya di Amerika Utara dan sekitarnya, karena mereka punya pelabuhan yang dapat dandalkan dan produktif dalam memfasiltasi kegiatan pengapalan dan ekspor impor,” terang Rivai Ras.

Beberapa negara di kawasan ini tidak dapat bertahan baik secara ekonomi, karena bertumpu dari hasil minyak. Sehingga ketika harga minyak anjlok, harus mencari alternatif penyangga ekonomi, khususnya dengan memanfaatkan industri jasa maritim sebagai solusi dalam mengimbangi krisis dan goncangan ekonomi dunia, khususnya dalam sektor keamanan energi.

Dalam kesempatan ini, Rivai Ras melakukan studi banding ke pelabuhan yang ada di Vancouver untuk menambah wawasan dalam pengembangan konektivitas dan infrastruktur kepelabuhan di Indonesia. Termasuk konsep dalam pengamanan laut serta pariwisata maritimnya yang luar bisa.

“Di Kanada, bandara Internasionalnya saja dilengkapi dengan ornamen maritim. Terdapat bagian bangunan yang bercorak laut, sejumlah aquarium besar serta taman dengan berbagai jenis ikan dan hasil laut sebagai ikon maritim Kanada di pintu utama masuknya pengunjung,” jelas Pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) itu. (Das)

Baca Juga

Ini Catatan Rivai Ras Soal Hari Kebangkitan Nasional

Konjen RI di Kanada Janji Bantu Rivai Ras Datangkan Investor ke Sulsel

Rivai Ras Berikan Ucapan Selamat Kepada Ni’matullah


Comment