
MAMUJU, BERITA-SULSEL.COM – Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memiliki potensi perkebunan yang besar dan mampu mendorong tumbuhnya perekonomian rakyat.
Salah satu yang menjadi andalan sektor perkebunan di daerah ini adalah kopi, yang rasanya tidak kalah dengan kopi Toraja yang namanya sudah mendunia.
Pengusaha nasional Annar Salahuddin Sampetoding mengungkapkan hal itu dalam sebuah diskusi ekonomi di Makassar, Minggu (29/5/2016).
Menurut Annar yang juga bakal calon Gubernur Sulawesi Barat, kopi Mamasa juga sudah saatnya dikenal di mata dunia, karena rasanya yang nikmat.
“Kopi Mamasa ini sudah pantas mendunia tinggal bagaimana dikelola dengan baik. Ke depan, pemerintah harus memperhatikan ini karena jika kopi ini dipasarkan dengan baik tentu saja akan meningkatkan pendapatan ekonomi. Selain itu juga akan menjadi brand dan kebanggaan daerah,” kata petinggi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat ini.
Karena itu, jika kelak dirinya dipercaya memimpin Sulawesi Barat, salah satu yang akan dilakukan adalah membangun sentra ekonomi di enam kabupaten di daerah itu sesuai dengan sentra produksi tani unggulan di masing-masing daerah tersebut.
Salah satunya akan menetapkan Mamasa sebagai sentra penghasil kopi agar ke depan mampu mendorong tumbuhnya perekonomian Sulawesi Barat.
“Sangat banyak potensi di Sulawesi Barat yang dapat dikembangkan. Bahkan jika perlu dibuatkan industri seperti membangun pabrik-pabrik dan perusahaan yang akan mengelola potensi tani itu. Misalnya, jika Mamasa penghasil kopi, perlu dibuatkan pabrik kopi. Polewali yang terkenal karena kakao, juga dibuatkan pabrik. Demikian halnya sawit di Mamuju,” kata pengusaha yang sejak lama membina usaha kecil menengah (UKM) di Kadin ini. (*)
Baca Juga
Annar Sampetoding Prihatin Bentrok Timika
Annar : Pemuda Sulbar Saatnya Diberi Beasiswa Luar Negeri
Pangeran : Dukungan KTP Annar-Syahrir Sifatnya Sukarela Tanpa Dibeli
Comment