Cegah Over Muatan, Pelabuhan Bajoe Perketat Pemeriksaan Penumpang

Pemeriksaan ketat penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Bajoe Bone
Pemeriksaan ketat penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Bajoe Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Hari kelima pasca lebaran, arus balik di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone masih terlihat padat penumpang, Senin (13/7/16) malam.

Saat ini dinas perhubungan siapkan enam armada kapal fery yakni KMP Kota Muna, KMP Kota Bumi, KMP Mandala, KMP Fais, KMP Permata Nusantara dan KMP Darma Kartika. Selain itu, satu armada lagi yakni Raja Di Laut sementara off dan disiagakan jika sewaktu-waktu terjadi kelonjakan penumpang atau dibutuhkan armada tambahan.

Untuk kendaraan roda sepuluh jenis truk pengangkut barang sementara ini dibatasi dan diprioritaskan pada penumpang, sedangkan kendaraan roda empat jenis bus tetap diberangkatkan seperti biasa.

Menurut Marine Inspektur Pelabuhan Bajoe, Sorindra, kelonjakan penumpang terjadi pada H+3, jumlah penumpang mencapai 400 orang, sedang dihari normal penumpang hanya mencapai angka 150 orang sekali muat.

“Jumlah penumpang mengikuti dispensasi setiap kapal, maksudnya jumlah penumpang harus disesuaikan dengan jumlah alat keselamatan yang dimiliki kapal tersebut,” jelas Sorindra.

Kapal fery dengan dispensasi maksimal dimiliki oleh Raja Di Laut yang mencapai 382 penumpang, namun saat ini tidak beroperasi dan hanya disiagakan untuk mengatasi penumpukan penumpang.

Guna mengatasi terjadinya over load atau kelebihan muatan serta menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang arus balik, pihak pelabuhan menjaga ketat pintu kedua menuju kapal fery.

Sejumlah petugas dari TNI, Polri, Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP), Syahbandar, ASDP dan pegawai perusahaan kapal terlihat berjaga dan saling kerjasama mengawal kelancaran dan ketertiban pelabuhan yang terlihat sesak sejak dua hari setelah lebaran kemarin. (*)

Baca Juga

Bupati Bone Minta Laporan Kehadiran PNS Pasca Libur Lebaran

Monyet Liar Penampakan di Kappang Bone

Polres Bone Peringati Hari Bhayangkara Ke 70


Comment