
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sekertaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, HM. Yunus Kembali mengkritisi Kinerja Wali Kota Makassar, Danny Pomanto terkait pemberantasan gudang dalam kota.
Kata dia, keberadaan gudang dalam kota sudah sangat meresahkan. Dimana mengakibatkan kemacetan serta kesembrautan di jalan-jalan sejumlah jalan protokol.
“Gudang-gudang ini tidak cocok di kota karena banyaknya kontainer yang keluar masuk mengakibatkan masyarakat terganggu,” tegas Ketua Hanura Kota Makassar ini saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/9/2016).
Menurutnya, Danny mestinya lebih fokus terhadap program kerja dan memperhatikan kebutuhan rakyat bukan malah menonjolkan event yang bersifat sementara.
“Ini yang sangat dibutuhkan masyarakat kurang diperhatikan Wali Kota. Tapi hanya evet yang sepintas berlalu itu sangat di tonjolkan. Padahal sudah ada Perda yang mengatur mengenai gudang dalam kota ini,” jelasnya.
Danny, kata Yunus terlalu banyak mengeluarkan opini serta ide-ide yang tak kunjung dikerjakan. “Harus ada target, apakah tahun ini sudah tidak ada gudang dalam kota atau bagaimana, dan itu harus dengan kerja nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, HM Yunus berharap, SKPD Pemerintah Kota Makassar dapat bekerjasama untuk menindaki para pengusaha yang memiliki gudang ilegal dalam kota.
“Bagaimana ini SKPD bisa sejalan dengan Wali Kota kalau wali kota larinya 100 mesti SKPD juga larinya 100, sehingga dapat berjalan program kerjanya” tutup Yunus. (SS)
Comment