Apetaksi dan Organda Minta Taksi Online Berhenti Beroprasi

img_20161012_113253
Apetaksi dan Organda Minta Taksi Online Berhenti Beroprasi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Asosiasi pengusaha Taksi (APETAKSI) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Moda Transportasi mendatangi Gedung DPRD Sulsel untuk menyampaikan Penolakan terhadap angkutan berbasis online yang beroprasi di Makassar, Rabu (12/10/2016)

Burhanuddin, Ketua Apetaksi Makassar mengatakan, keberadaan Transportasi berbasis Online seperti Brab Car, Uber, dan Go car, sangat berdampak pada keberlangsungan perusahaan taksi Konvensional di Makassar.

“Taksi online sudah sangat meresahkan, kami mohon kepada dewan mendengarkan tuntutan kami, Taksi Online harus ditutup,” Ucapnya

Senada dengan hal tersebut, ketua Organda Makassar Zainal Abidin, meminta kepada DPRD Sulsel, mendesak Dinas Perhubungan,Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) provinsi Sulsel, menutup perusahaan angkutan berbasis Online Tersebut.

img_20161012_112650

Jika dalam 2 Minggu kata Zainal, Pemprov Sulsel tidak bisa menutup perusahaan angkutan berbasis online, maka mereka akan melakukan demo dan mogok massal seluruh angkutan umum di kota Makassar.

“Kita minta Gubernur Sulsel untuk melaporkan keberadaan angkutan aplikasi berbasis online ke Kominfo, karena belum memenuhi persyaratan yang diatur dalam UU,” jelasnya. (ramdan)


Comment