
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan berhasil menaklukkan Madura United di laga lanjutan Torabika Soccer Championship dengan skor tipis 1-0 dihadapan ribuan pendukung Juku Eja di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (12/11/2016).
Wiljan Pluim tampil sebagai pahlawan dalam laga pekan ke-28 ini. Pemain bernomor punggung 80 ini berhasil memecah kebuntuan dengan mencetak gol untuk PSM Makassar ke gawang Madura United di menit 89 babak kedua.
Gol tersebut berawal dari kesalahan kiper Madura United melempar bola ke tengah lapangan yang berhasil dicuri Andri. Pemain muda ini menggiring bola dan merangsek masuk ke kotak penalti diakhiri dengan sepakan keras.
Meski kiper Joko Ribowo berhasil menepisnya, bola mengarah ke Wiljan Pluim. Memenangkna duel dengan Munhar, Wiljan mencocor bola masuk ke gawang.
Sebelumnya kedua tim bermain ketat hingga menit 89. Silih berganti menyerang dan menghasilkan peluang. Namun tak ada gol hingga Wiljan Pluim muncul pahlawan Juku Eja untuk meraih poin penuh.
Pertandingan sejak babak pertama PSM Makassar dan Madura United bermain imbang masih sama kuat 0-0 hingga menit ke-88 dimana Juku Eja sebagai tuan rumah, mendapat perlawanan ketat Madua United.
Bahkan tim tamu lebih banyak menguasai bola pada babak pertama. Alur permainan lebih banyak terjadi di wilayah pertahanan Pasukan Ramang.
Di menit ke-3 saja, Madura United sudah menciptakan shoot on goal. Pemain sayap Engelberd melepaskan tendangan keras yang sudut kanan gawang PSM. Untung kiper Syaiful sigap meninju bola hingga amanlah gawang PSM dari kebobolan gol cepat.
https://www.instagram.com/p/BMtTJfeh4r9/?taken-by=psm_makassar
Kemenangan Pasukan Ramang diraih dengan permainan pantang menyerah. Bermain di bawah tekanan pada babak pertama, anak asuh Robert Rene Alberts tampil luar biasa di babak selanjutnya.
Madura United yang selama ini kian perkasa baik laga kandang maupun tandang, terus menerus mendapat teror. Akibatnya, permainan menyerang ciri khas Laskar Sape Kerrab, tak berkembang.
Meski sudah memasukkan dua pemain andalannya, Pablo Rodriguez dan Erik Weeks Lewis. Namun, keduanya tak bisa memberi kontribusi berarti.
Kunci permainan PSM terdapat pada ketenangan dalam bermain. Serta kecepatan pemain dalam menyerang dan bertahan ketika serangan dipatahkan.
PSM Makassar sebenarnya bisa menang hingga dua atau tiga gol. Tapi dua peluang emas, tak berbuah maksimal. Di menit 67 misalnya. Bola sodoran Wiljan Pluim ke kotak penalti, tak bisa dikonversi Titus Bonai. Alih-alih mengecoh kiper, bolanya sedikit melayang di atas mistar.
Peluang emas kedua lebih berbahaya. Menit 72, Titus Bonai tinggal berhadapan dengan kiper, setelah mengacak-acak pemain belakang Madura United. Tapi di saat yang tepat, kiper Joko Ribowo membuat penyelamatan krusial dengan menyergap bola.
Comment