
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Kota Makassar memang masih setahun lagi digelar pada tahun 2018 mendatang, tetapi isu dan rumor beberapa sosok sudah gencar dibicarakan dibeberapa Warung Kopi (Warkop). Salah satu kabar yang sedang hangat diperbincangkan yaitu tentang Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto akan merapat ke Partai Golkar yang saat ini dipimpin oleh Setya Novanto sebagai Ketua DPP Partai Golkar.
Belum diketahui dari mana asal dan awal pembicaraan ini, namun masyarakat yang sering nongkrong di Warkop sudah ramai membicarakan kabar tersebut.
Salah satu kader DPD Partai Golkar Kota Makassar yang juga Ketua Komisi A DPRD Makassar, Abd Wahab Tahir menanggapi kabar Danny Pomanto akan merapat ke partai berlambang pohon beringin tersebut. Wahab Tahir mengaku, jika kabar itu benar-benar terjadi maka secara pribadi dirinya mendukung penuh dengan kehadiran Danny Pomanto di Partai Golkar.
“Wah itu sebuah rahmat, Insya Allah saya dukung 1000 persen,” aku Wahab melalui WhatsAppnya. Jumat, (18/11/2016)
Lebih lanjutnya, Wahab Tahir mengungkapkan, Danny Pomanto adalah tokoh yang mempuni untuk bergabung di Partai Golkar. Sebab kata Wahab, Danny Pomanto sosok yang brilliant yang akan dimiliki oleh Partai Golkar ketika telah bergabung nantinya.
“Golkar mendapat kader yang mumpuni, (jika bergabung) berarti bertambah dong kader briliant Partai Golkar,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Wahab, sebagai salah seorang kader Partai Golkar yang mendukung 1000 persen kehadiran Danny Pomanto di Partai Golkar. Ia mengatakan, tidak perlu mendapat pengawalan yang berarti. Karena menurutnya, Partai Golkar mendapat rahmat apabila Danny Pomanto sudah betul bergabung nantinya.
“Tidak perlu dikawal kalau beliau mau masuk,karena beliau masuk itu berarti rahmat bagi golkar,” katanya.
Sekedar diketahui, DPD Partai Golkar memiliki beberapa tokoh yang diprediksi akan diikutkan untuk menjadi calon Walikota Makassar nantinya. Seperti Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta, Kadir Khaliq dan yang lainnya.
Dengan hadirnya Danny Pomanto di Partai Golkar, Wahab menuturkan, semua kader punya hak dan kewajiban untuk mendukung siapa pun kader yang akan didorong menjadi calon pada Pilwalkot 2018 mendatang.
“Semua punya hak dan kewajiban yang sama sebagai kader, yang penting tidak terindikasi pernah melakukan pelanggaran administrasi dan aturan Partai Golkar,” tuturnya.
Dikarenakan sibuk mengurus Pemkot Makassar, Danny Pomanto yang dikonfirmasi melalui pesan singkat SMS terkait kabar ini, belum sempat memberikan jawaban apakah benar dirinya akan merapat ke Partai Golkar.(Dan)
Comment