
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Mengusung tema Nusantara Bersatu, gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Bone hadir sejak pukul 08.00 lagi di Lapangan Merdeka Bone, sebagai bentuk solidaritas jelang aksi 2 Desember mendatang yang berpusat di kota Jakarta.
Selain dihadiri para pejabat TNI, Polri dan Pemkab, acara ini juga menghadirkan para tokoh agama, yakni tokoh Islam, Taherong S Ag, tokoh Kristen, Pendeta Eski Sitron, tokoh Budha, Gede Widiamita, tokoh Hindu, Putu Ngurah Gunadi Manuaba, dan tokoh Katholik Robertus Kwan. Baca Juga : Pasca Pembakaran, Rumah Pelaku Perzinahan di Bone Dijaga Ketat
Komandan Korem (Danrem) 141 Toddopuli, Kolonel Kav Yotanabey, mengatakan kalau giat ini adalah aksi serentak di seluruh Indonesia untuk membuktikan kepada dunia bahwa NKRI akan tetap utuh dan tidak bisa dipisahkan oleh pihak manapun.

“Giat ini untuk menggugah kembali rasa kepahlawanan, pengucapan ikrar untuk bersatu menjaga NKRI, termasuk Bone” ungkap Yotanabey. Baca Juga : Massa Bakar Rumah Pelaku Perzinahan di Bone
Kehadiran para tokoh agama sendiri dianggap penting karena mereka memiliki peran penting untuk memberikan ketenangan bathin bagi masyarakat.
“Mereka ini orang-orang yang diberi hidayah, dengan ikhtiar kita yakin tapi semua tetap berpulang ke Tuhan Yang Maha Kuasa” yakin Yotanabey. Baca Juga : Jelang Aksi 2 Desember, Danrem Bone Ajak Wartawan Jaga NKRI
Aksi yang dihadiri ribuan orang ini menjadi bukti bahwa Indonesia beragam tapi harus meyakinkan pada dunia bahwa Indonesia tidak bisa digoyang oleh pihak manapun.(eka)
Comment