
SOPPENG, BERITA– SULSEL.COM – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Soppeng mengembangkan komoditas jagung jenis hibrida bisi 2 dan bisi 18 dengan kuas lahan 7.837 hektar.
Kepala Bidang (Kabid) Pembenihan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Soppeng, Suhardiman mengatakan, pengembangan jagung hibrida dilakukan dengan berbagai program. Salah satunya melalui kerjasama pemerintah propinsi Sulawesi Selatan melalui Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan beserta Polres.
Kata dia, pengembangan jagung hibrida bisi 18 sekitar 36.300 ton dilahan seluas 2.420 hektar yang tersebar dienam kecamatan. Baca Juga : 10 Kelompok Tani Soppeng dan Wajo Terima Bantuan 100 Ekor Sapi
“Untuk bisi 18 disediakan lahan khusus yang tersebar dienam kecamatan, sedang dua kecamatan yakni Liliriaja dan Donri-donri tak ada usulan,” kata Suhardiman, Selasa (27/12/2016). Baca Juga : Objek Wisata Ompo Soppeng Kurang Diminati
Suhardiman mengatakan, bantuan tersebut langsung dari kementerian pertanian pusat untuk bibit jagung bisi 2 sebanyak 81 ton dengan berat 255 kilo. Sementara lahan yang disediakan mencapai 5.417 hektar.
“Pengembangan jagung hibrida ini mendapat respon positif, terbukti diminati petani di Kabupaten Soppeng.” kata Suhardiman. Baca Juga : Kepala Desa Ganra Soppeng Protes Pembangunan Drainase Milik PU
Suhardiman berharapa, dengan adaya bantuan tersebut pihaknya bisa memberikan manfaat bagi petani yang ada di kabupaten Soppeng.(Henrik).
Comment