
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Keberhasilan pemerintahan disebuah kota besar seperti Makassar, bukan hanya diukur dari pengelolaan aparaturnya dan infrastuktur atau pemberdayaan masyarakat yang tinggal didalamnya.
Faktor keberhasilan sebuah kota metropolitan seperti Kota Makassar juga tak luput dari beberapa program unggulan tentang bagaimana mengelola sampah bisa menjadi bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan sekaligus.
Berbicara soal pengelolaan sampah, diawal tahun 2017 UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan Sampah Kota Makassar Jalan Toddopuli Timur bisa dibilang cukup memuaskan dalam hal mereduksi (mengurangi) volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang yang jumlahnya mencapai ratusan ton per-bulannya.
KA UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan, Nasrun mengatakan jika Bank Sampah Pusat sapaan akrab UPTD DUPS Makassar tahun ini sudah mereduksi sampah sebanyak ratusan ton pada bulan Januari dan Februari.
Kata Nasrun, total reduksi sampah di BSP Toddopuli dan Paccerakkang (Daya) di tahun 2017 bulan Januari sebanyak 124.903.88 Ton. Sedangkan kata dia, pada bulan Februari sebanyak 116.429.22 Ton.
“BSP Toddopuli sudah mereduksi sampah sampai 241.332.1 ton per-dua bulan sedangkan BSP Pacerakkang Kecamatan Biringkanayya sebanyak 59.729.2 Ton jadi jumlah keseluruhan reduksi sampah didua BSP mencapai 301.061.9 Ton,” aku Nasrun diruang kerjanya, Selasa, (21/03/2017).
Dari pantauan di Kantor UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan Sampah (DUPS) Toddopuli, setiap hari armada pengangkut sampah daur ulang dari 383 dari total 700-an BSU di Kota Makassar bergantian masuk ke gudang yang telah disediakan untuk diserahkan kepada Fendor (pihak ketiga).(Dan)
Comment